Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perkembangan Tarekat Di Indonesia Analisis Historis Dan Sosio Religius Serta Implikasinya Terhadap Kehidupan Keagamaan Kontemporer Ahmad Saukani; Ahmadi Hsb; Zabbar Al-zauhari; Alijuman Lubis; Wahyudi Anto; Sutan Botung Hasibuan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.612

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan tarekat di Indonesia dengan menggunakan pendekatan historis dan sosio-religius serta implikasinya terhadap kehidupan keagamaan kontemporer. Tarekat dipahami sebagai jalan spiritual dalam tradisi tasawuf Islam yang tidak hanya berfungsi sebagai praktik ibadah individual, tetapi juga sebagai institusi sosial-keagamaan yang berperan dalam pembentukan karakter dan struktur keberagamaan masyarakat Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur primer dan sekunder yang relevan, serta dianalisis menggunakan pendekatan historis-sosiologis dan interpretatif untuk memahami dinamika perkembangan tarekat di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan tarekat di Indonesia tidak terlepas dari proses islamisasi Nusantara yang berlangsung secara damai melalui jaringan ulama, pesantren, dan adaptasi budaya lokal. Secara sosio-religius, tarekat berperan penting dalam membentuk solidaritas sosial, pendidikan moral, serta penguatan spiritualitas masyarakat melalui praktik dzikir, suluk, dan pembinaan akhlak. Dalam konteks kontemporer, tarekat mengalami transformasi melalui digitalisasi, institusionalisasi, dan adaptasi terhadap modernitas tanpa kehilangan esensi spiritualnya. Selain itu, tarekat juga memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi krisis makna, memperkuat kesehatan mental, serta membangun moderasi beragama di tengah masyarakat modern. Dengan demikian, tarekat tetap relevan sebagai sistem spiritual yang dinamis dan adaptif dalam kehidupan keagamaan kontemporer di Indonesia.
Penguatan Pendidikan Karakter Islami Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Era Society 5.0 di MIN 1 Sibuhuan Lumpia Hannum HSB; Denni Khodijah Daulay; Salma Yana Hasibuan; Dina Sari HSB; Patimah Daulay; Wardiatul Hamdiah Batubara; Shopiah Annawari Hasibuan; Zabbar Al-Zauhari; Ahmad Saukani Siregar; Lina Maya Sari Siregar
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan pendidikan karakter Islami melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada era Society 5.0 di MIN 1 Sibuhuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, dua guru Pendidikan Agama Islam, dua wali kelas, dan dua peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguatan pendidikan karakter Islami telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan, guru mengintegrasikan nilai-nilai karakter Islami ke dalam perangkat pembelajaran dan program pembiasaan religius. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, budaya religius madrasah, serta pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana. Evaluasi karakter dilakukan melalui observasi sikap, pembinaan, dan kerja sama dengan orang tua. Implementasi strategi tersebut didukung oleh komitmen seluruh warga madrasah, budaya religius, dan kolaborasi dengan orang tua, meskipun masih menghadapi kendala berupa pengaruh media sosial, penggunaan gawai, serta perbedaan latar belakang peserta didik. Secara keseluruhan, strategi yang diterapkan memberikan implikasi positif terhadap pembentukan karakter religius, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial peserta didik sehingga relevan sebagai model penguatan pendidikan karakter Islami pada era Society 5.0.
Pengaruh Penerapan Fungsi-Fungsi Manajemen Pendidikan terhadap Mutu Pendidikan di SMA Negeri 1 Barumun Zabbar Al-Zauhari; Ahmad Saukani; M. Fadlan; Rizky Romadon; Rajo Sakti; Adanan Soleh; Wahyudi Anto; Mira Yanti Lubis
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan fungsi-fungsi manajemen pendidikan terhadap mutu pendidikan di SMA Negeri 1 Barumun. Fungsi-fungsi manajemen pendidikan yang dikaji meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling), yang diduga berpengaruh terhadap peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh guru SMA Negeri 1 Barumun yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh (total sampling) sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan bantuan SPSS versi 25 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis (uji t), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 25,814 + 0,865X, sedangkan hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 14,257 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,035 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,861, yang berarti penerapan fungsi-fungsi manajemen pendidikan memberikan kontribusi sebesar 86,1% terhadap mutu pendidikan, sedangkan 13,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen pendidikan secara efektif dan berkelanjutan mampu meningkatkan mutu pendidikan di SMA Negeri 1 Barumun.