Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fenomena Budaya FOMO pada Remaja dan Tantangan Dunia Pendidikan Modern Amri Amri; Afifah Ramadhanisa; Aliffaa Hani; Liliyana Yolanda; Zaitun Rahmadani; Muhammad Mujahidin Assyidiqi
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.729

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji fenomena budaya Fear of Missing Out (FOMO) di kalangan remaja sekaligus menelaah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan modern pada era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yaitu melalui pengumpulan dan analisis data yang bersumber dari jurnal, artikel ilmiah, serta berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya FOMO memberikan dampak negatif terhadap motivasi dan konsentrasi belajar remaja akibat tingginya penggunaan media sosial. Di samping itu, intensitas penggunaan media sosial yang terlalu tinggi turut memberikan dampak terhadap kondisi kesehatan mental seseorang. peserta didik, seperti meningkatnya kecemasan, stres, gangguan emosional, dan menurunnya kualitas tidur. Perkembangan teknologi digital menjadi tantangan bagi dunia pendidikan modern dalam membentuk karakter dan literasi digital peserta didik. Dengan demikian, kolaborasi yang baik antara pihak sekolah, tenaga pendidik, dan orang tua sangat diperlukan dalam memberikan edukasi literasi digital, pengawasan penggunaan media sosial, serta pembentukan lingkungan belajar yang sehat supaya para remaja dapat memanfaatkan teknologi dengan lebih bijaksana serta penuh tanggung jawab.
Peran Pembelajaran PAI dalam Menanamkan Literasi Digital Islami pada Generasi Z Amri Amri; Selfi Otapiyarahmadona; Nur Amira; Mursyidah Mursyidah; Zaskya Azura; Rio Septrinanda
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.828

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan Generasi Z, terutama dalam pola komunikasi, akses informasi, dan perilaku sosial. Kemudahan penggunaan media digital tidak selalu diiringi dengan kemampuan literasi digital yang baik sehingga memunculkan berbagai permasalahan seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, hingga menurunnya etika dalam bermedia sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan literasi digital Islami pada Generasi Z. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Data penelitian diperoleh melalui penelaahan jurnal ilmiah, buku referensi, dan artikel akademik yang relevan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pembelajaran PAI mempunyai kontribusi yang signifikan dalam pembentukan karakter digital peserta didik melalui penanaman nilai-nilai moral dan akhlak, etika komunikasi, sikap tabayyun, serta tanggung jawab dalam menggunakan media digital. Selain itu, integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI mampu meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap penggunaan media digital yang positif, edukatif, dan sesuai dengan ajaran Islam. Oleh sebab itu, pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat difungsikan sebagai media strategis untuk menciptakan Generasi Z yang berintelektual dan berkualitas secara digital sekaligus memiliki karakter religius dan berakhlak mulia.