Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 5 No 2 (2026): Juni

Fenomena Budaya FOMO pada Remaja dan Tantangan Dunia Pendidikan Modern

Amri Amri (Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau)
Afifah Ramadhanisa (Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau)
Aliffaa Hani (Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau)
Liliyana Yolanda (Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau)
Zaitun Rahmadani (Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau)
Muhammad Mujahidin Assyidiqi (Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis, Riau)



Article Info

Publish Date
30 May 2026

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji fenomena budaya Fear of Missing Out (FOMO) di kalangan remaja sekaligus menelaah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan modern pada era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yaitu melalui pengumpulan dan analisis data yang bersumber dari jurnal, artikel ilmiah, serta berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya FOMO memberikan dampak negatif terhadap motivasi dan konsentrasi belajar remaja akibat tingginya penggunaan media sosial. Di samping itu, intensitas penggunaan media sosial yang terlalu tinggi turut memberikan dampak terhadap kondisi kesehatan mental seseorang. peserta didik, seperti meningkatnya kecemasan, stres, gangguan emosional, dan menurunnya kualitas tidur. Perkembangan teknologi digital menjadi tantangan bagi dunia pendidikan modern dalam membentuk karakter dan literasi digital peserta didik. Dengan demikian, kolaborasi yang baik antara pihak sekolah, tenaga pendidik, dan orang tua sangat diperlukan dalam memberikan edukasi literasi digital, pengawasan penggunaan media sosial, serta pembentukan lingkungan belajar yang sehat supaya para remaja dapat memanfaatkan teknologi dengan lebih bijaksana serta penuh tanggung jawab.

Copyrights © 2026