Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Biofilm Edible Berbasis Kitosan Dan Pati Untuk Kemasan Pangan Ramah Lingkungan Maudi Rahim; Ismail Marzuki; Faisal Riza Basalamah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi kitosan terhadap sifat fisik biofilm berbasis pati, pengaruh variasi gliserol sebagai plasticizer terhadap fleksibilitas dan kelarutan biofilm, perbandingan karakteristik biofilm dari berbagai kombinasi kitosan–gliserol, dan mengetahui formula mana yang memberikan sifat biofilm paling optimal untuk kemasan pangan ramah lingkungan. Penelitian ini meliputi pembuatan larutan pati, pembuatan larutan kitosan, pencampuran larutan pati, kitosan, dan gliserol, pembuatan biofilm, pengujian ketabalan film, kelarutan dalam air, daya serap air, serta kekuatan tarik. Penggunaan plastik konvensional sebagai kemasan pangan menimbulkan permasalahan lingkungan karena sifatnya yang sulit terdegradasi secara alami. Oleh karena itu, diperlukan alternatif kemasan yang ramah lingkungan dan biodegradable, salah satunya melalui pengembangan biofilm edible berbasis biopolimer alami. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi kitosan dan gliserol berpengaruh signifikan terhadap seluruh karakteristik biofilm. Ketebalan biofilm meningkat seiring bertambahnya konsentrasi kitosan dan gliserol, dengan nilai berkisar antara 45–130 µm. Nilai kelarutan dan daya serap air meningkat pada formulasi dengan gliserol tinggi, sedangkan penambahan kitosan mampu menurunkan kelarutan dan daya serap air biofilm. Kekuatan tarik biofilm meningkat seiring bertambahnya konsentrasi kitosan, dengan nilai tertinggi mencapai 14,5 MPa. Namun, pada konsentrasi tinggi biofilm menjadi kaku dan kurang elastis. Formulasi terbaik diperoleh pada sampel A04 karena memiliki keseimbangan optimal antara ketebalan, kekuatan tarik, fleksibilitas, serta stabilitas terhadap air. Berdasarkan hasil tersebut, biofilm edible berbasis pati–kitosan–gliserol memiliki potensi sebagai alternatif kemasan pangan biodegradable yang ramah lingkungan dan dapat mengurangi penggunaan plastik sintetis.
Pengaruh Variasi Volume Diisobutyl Ketone terhadap Analisis Kadar Emas pada Bijih Emas Menggunakan Metode Digesti Aqua Regia dan Atomic Absorption Spectrophotometry Nouval Afriandy; Selfina Gala; Faisal Riza Basalamah
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi volume Diisobutyl Ketone (DIBK) dan lama ekstraksi terhadap hasil analisis kadar emas pada bijih emas menggunakan metode digesti aqua regia dan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Variasi volume DIBK yang digunakan meliputi 5 mL, 10 mL, dan 15 mL, sedangkan lama ekstraksi divariasikan selama 2 menit, 4 menit, dan 6 menit. Material acuan yang digunakan adalah Geostats G917-8 (STD 5) dengan expected value sebesar 17,09 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan volume DIBK meningkatkan efisiensi ekstraksi sehingga kadar emas yang terukur semakin mendekati nilai acuan. Kondisi optimum diperoleh pada penggunaan volume DIBK 15 mL dan lama ekstraksi 4 menit dengan kadar emas sebesar 16,83 ppm, z-score 0,3, dan deviasi 2%, yang merupakan hasil paling akurat dibandingkan variasi lainnya. Lama ekstraksi yang melebihi kondisi optimum maupun penggunaan volume DIBK yang lebih rendah menghasilkan kadar emas yang lebih kecil. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa volume DIBK berpengaruh terhadap efisiensi ekstraksi emas, sedangkan lama ekstraksi optimum terjadi pada 4 menit. Kombinasi volume DIBK 15 mL dan lama ekstraksi 4 menit memberikan kondisi terbaik untuk menghasilkan analisis kadar emas yang akurat menggunakan metode digesti aqua regia dan AAS.