This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Feby Y. Kudadiri
Universitas Sam Ratulangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Digitalisasi Sistem Permit to Work (PTW) Dalam Meningkatkan Akuntabilitas Keselamatan Kerja Di Pertamina Geothermal Energi Area Lahendong Feby Y. Kudadiri; Roski R. I. Legrans; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 24 No. 96 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i96.68178

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama untuk mencegah kecelakaan kerja khusunya pada industri dengan tingkat risiko tinggi. Dengan kemajuan teknologi, digitalisasi sistem Permit to Work (PTW) menjadi inovasi yang mengubah manajemen pengendalian risiko melalui proses perizinan kerja yang lebih efisien, terstruktur, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja digitalisasi sistem Permit to Work (PTW) di PT Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner kepada 32 responden yang terlibat langsung dalam proses digitalisasi sistem Permit to Work (PTW). Hasil menunjukkan bahwa kinerj digitalisasi sistem Permit to Work (PTW) dengan rata-rata 2,12, dan termasuk dalam kategori cukup baik. Temuan tersebut mengidentifikasikan bahwa sistem Permit to Work (PTW) mendukung dalam proses pengelolaan izin kerja, tetapi belum beroperasi secara optimal. Kendala yang ditemukan meliputi, kurangnya pemahaman karyawan terhadap prosedur digitalisasi, keterlambatan dalam proses otentikasi dan persetujuan digital, pelatihan pengguna yang tidak memadai, serta akses terbatas ke jaringan internet di area operasional. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan akuntabilitas keselamatan kerja melalui digitalisasi PTW memerlukan dukungan teknologi, kompetensi pengguna, dan infrastruktur yang memadai agar implementasi sistem dapat berjalan secara optimal. Kata kunci: akuntabilitas, Digitalisasi Sistem PTW, evaluasi kinerja, keselamatan kerja, permit to work