Muhammad Rafi Maulana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kreativitas, Pelatihan, Pendampingan, Dan Penggunaan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Usaha Mikro Di Kota Batam Ervin Nora Susanti; Sri Langgeng Ratnasari; Marlina Ramli; Muhammad Rafi Maulana; Muhammad Adeba Bilhaqqi; Zavira Safrianti; Abd Gawi Siwasiwan; Indah Permata Sari; Nabilla Keisya Anjani; Helsa Nurliani
JURNAL MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS (JMOB) Vol 6, No 2 (2026): (June 2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmob.v6i2.9117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kreativitas, pelatihan, pendampingan, serta penggunaan teknologi informasi terhadap kinerja usaha mikro di Kota Batam. Kota Batam sebagai kawasan perdagangan bebas memiliki potensi ekonomi yang tinggi, didukung oleh sektor perdagangan, pariwisata, dan letak geografis yang strategis. Namun demikian, pelaku usaha mikro di Batam masih menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya omzet penjualan, terbatasnya akses modal, kurangnya pemanfaatan teknologi digital, serta keterbatasan inovasi produk dan manajemen usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah 87 pelaku usaha mikro dan menggunakan teknik sampling jenuh di mana semua populasi di jadikan sampel. Pelaku usaha mikro tersebut adalah yang terdaftar di PLUT KUMKM Batam (Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menegah) - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam dan pernah mengikuti program pendampingan dan pelatihan seperti inkubasi bisnis, business matching serta expo produk di dalam mauapun luar negri. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis dengan teknik regresi linear berganda untuk melihat besarnya pengaruh masing-masing variabel independen terhadap kinerja usaha mikro sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kreatifitas berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Mikro. (2)Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Mikro (3)Pendampingan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Mikro. (4) Penggunaan Teknologi Informasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Mikro. (5) Pelatihan, Pendampingan dan Penggunaan Teknologi Informasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Mikro.
Faktor-Raktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Kerja Pegawai La Ode Huruhara; Sri Langgeng Ratnasari; Dhiyaul Asrar Haulina; Muhammad Rafi Maulana; Muhammad Adeba Bilhaqqi; Zavira Safrianti; Abd Gawi Siwasiwan; Indah Permata Sari; Nabilla Keisya Anjani; Helsa Nurliani
JURNAL MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS (JMOB) Vol 6, No 2 (2026): (June 2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmob.v6i2.9111

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi, kompensasi, dan disiplin kerja terhadap efektivitas kerja pegawai negeri sipil pada kantor kelurahan di Kecamatan Malalayang, Kota Manado. Efektivitas kerja pegawai merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan organisasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Sampel penelitian mencakup seluruh populasi pegawai yang berjumlah 106 orang. Analisis data dilakukan menggunakan regresi sederhana dan regresi berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel maupun pengaruh secara bersama-sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja yang tinggi, baik motivasi intrinsik maupun ekstrinsik, berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas kerja pegawai. Selain itu, kompensasi yang meliputi gaji, tunjangan, dan insentif terbukti mampu meningkatkan semangat kerja dan mendorong pencapaian hasil kerja yang lebih efektif. Disiplin kerja juga memiliki pengaruh positif terhadap efektivitas kerja, terutama melalui kepatuhan terhadap aturan, ketepatan waktu, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Secara parsial maupun simultan, motivasi, kompensasi, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai negeri sipil. Oleh karena itu, organisasi perlu memahami kebutuhan pegawai, memberikan kompensasi yang adil dan memadai, serta menegakkan disiplin kerja guna meningkatkan kinerja dan efektivitas pelayanan publik secara berkelanjutan.