Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh motivasi, kompensasi, dan disiplin kerja terhadap efektivitas kerja pegawai negeri sipil pada kantor kelurahan di Kecamatan Malalayang, Kota Manado. Efektivitas kerja pegawai merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan organisasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Sampel penelitian mencakup seluruh populasi pegawai yang berjumlah 106 orang. Analisis data dilakukan menggunakan regresi sederhana dan regresi berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel maupun pengaruh secara bersama-sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja yang tinggi, baik motivasi intrinsik maupun ekstrinsik, berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas kerja pegawai. Selain itu, kompensasi yang meliputi gaji, tunjangan, dan insentif terbukti mampu meningkatkan semangat kerja dan mendorong pencapaian hasil kerja yang lebih efektif. Disiplin kerja juga memiliki pengaruh positif terhadap efektivitas kerja, terutama melalui kepatuhan terhadap aturan, ketepatan waktu, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Secara parsial maupun simultan, motivasi, kompensasi, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai negeri sipil. Oleh karena itu, organisasi perlu memahami kebutuhan pegawai, memberikan kompensasi yang adil dan memadai, serta menegakkan disiplin kerja guna meningkatkan kinerja dan efektivitas pelayanan publik secara berkelanjutan.