Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perilaku keteladanan kepala sekolah dalam mewujudkan budaya kerja guru di SMP Negeri 28 Batam. Perilaku keteladanan kepala sekolah dalam penelitian ini ditinjau melalui aspek kedisiplinan, komunikasi, dan partisipasi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 37 orang guru, dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji signifikansi parsial (uji t), uji signifikansi simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kedisiplinan, komunikasi, dan partisipasi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya kerja guru. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap budaya kerja guru. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,780 menunjukkan bahwa 78,0% variasi budaya kerja guru dapat dijelaskan oleh kedisiplinan, komunikasi, dan partisipasi guru, sedangkan 22,0% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perilaku keteladanan kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk dan memperkuat budaya kerja guru di SMP Negeri 28 Batam.