Umniyah Rihadatul Aisy
Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN MODEL REGRESI LINIER BERGANDA DAN REGRESI NON PARAMETRIK SPLINE DALAM PEMODELAN ANALISIS PREVALENSI STUNTING DI PROVINSI JAWA TENGAH Umniyah Rihadatul Aisy; Puspa Renggani
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 10 No 2 (2026): JISAMAR (May 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v10i2.2405

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang signifikan dan masih menjadi perhatian global dalam hal pembangunan, tidak terkecuali Indonesia, di mana prevalensinya perlu dipantau secara ketat untuk merumuskan intervensi yang efektif. Salah satu wilayah di Indonesia yang masih menghadapi tantangan tersebut adalah Provinsi Jawa Tengah dengan karakteristik sosial ekonomi dan wilayah yang beragam. Dalam publikasi SSGI (2024), tercatat Provinsi Jawa Tengah masih berada pada angka 17,1% di tahun 2024. Namun pada faktanya, tidak semua pemodelan faktor determinasi stunting mengikuti pola yang linier, melainkan dapat menunjukkan pola hubungan yang kompleks dan berubah pada titik-titik tertentu . Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbandingan antara model regresi linier berganda dan model regresi nonparametrik spline truncated dalam pemodelan prevalensi stunting Provinsi Jawa Tengah agar mendapatkan model terbaik dan kebijakan yang lebih tepat. Hasil analisis diperoleh bahwa model terbaik yang dapat digunakan untuk memodelkan prevalensi stunting Provinsi Jawa Tengah adalah model regresi nonparametrik spline truncated dengan 1 knot. Dari model yang terbentuk dapat dikatakan bahwa prevalensi stunting dipengaruhi oleh rata-rata lama sekolah perempuan, akses air minum layak, dan akses sanitasi layak dengan pola hubungan yang tidak linier. Ketiga variabel tersebut pada umumnya berkontribusi dalam menurunkan stunting, namun terdapat titik ambang tertentu di mana pengaruhnya berubah. Kata kunci: Prevalensi Stunting; Regresi Linier Berganda; Regresi Spline Truncated; Titik Knot
Peramalan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Menggunakan Metode Holt-Winters sebagai Dasar Perencanaan Ekonomi Provinsi Jawa Barat Puspa Renggani; Umniyah Rihadatul Aisy
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 10 No 2 (2026): JISAMAR (May 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v10i2.2407

Abstract

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan indikator makroekonomi yang digunakan untuk mengukur produktivitas, struktur ekonomi, dan kinerja pembangunan suatu wilayah. Sebagai salah satu penggerak utama perekonomian, capaian PDRB Provinsi Jawa Barat menjadi parameter penting dalam menentukan arah kebijakan ekonomi regional. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan PDRB Provinsi Jawa Barat sebagai indikator kinerja ekonomi daerah menggunakan metode Holt-Winters Exponential Smoothing. Analisis dilakukan terhadap data PDRB atas dasar harga konstan periode 2010–2025 yang disajikan dalam bentuk triwulanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Holt-Winters multiplikatif merupakan model terbaik dalam meramalkan PDRB untuk periode 2026–2027. Hasil peramalan tersebut mencerminkan kinerja ekonomi yang positif melalui tiga indikator, yaitu: (1) terjadinya ekspansi ekonomi yang berkelanjutan; (2) pertumbuhan yang stabil secara konsisten; dan (3) ketahanan ekonomi yang kuat dalam menghadapi fluktuasi musiman. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah dapat memanfaatkan hasil proyeksi sebagai dasar dalam penetapan target kinerja ekonomi makro serta memperkuat kebijakan pada sektor-sektor unggulan guna menjaga keberlanjutan pertumbuhan di masa mendatang.