Ari Suksmono Hertanto
Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplanatori dan Konfirmatori Menghadap Allah Berdasarkan Ibrani 10:19-25 bagi kaum bapak di Gereja Kristen Oikoumene Filadelfia Kompas Jangkang Sanggau Kalimatan Barat Okto Sinariyo; Ari Suksmono Hertanto; Hendrikus Hendrikus
Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52489/juteolog.v6i2.286

Abstract

Penelitian ini bermula dari persoalan menurunnya kesadaran spiritual kaum bapak dalam menghayati makna ibadah sebagai hubungan pribadi dengan Allah. Banyak di antara mereka terjebak dalam rutinitas keagamaan yang bersifat seremonial, sehingga ibadah kehilangan dimensi transformatifnya. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui tingkat konfirmasi, dimensi yang dominan dalam menentukan konfirmasi hidup dalam beribadah berdasarkan Ibrani 10:19-25 bagi kaum bapak di Gereja Kristen Oikoumene Filadelfia Kompas Jangkang Sanggau Kalimatan Barat. Hasil pengujian hipotesis pertama dilakukan dengan rumus Confidence Interval pada taraf signifikansi 5% diperoleh 130,9871–135,4129. Angka lower bound dan upper bound tersebut berada pada kategori interval sedang sehingga dapat disimpulkan bahwa Konfirmatori Hidup Dalam Beribadah berdasarkan Ibrani 10:19-25 bagi kaum bapak di Gereja Kristen Oikoumene Filadelfia Kompas Jangkang Sanggau Kalimatan Barat ada pada kategori “sedang“. Kedua, dari tabel rekapitulasi regresi linier setiap dimensi exogenous variabel dengan endogenous variable (Y) di atas diketahui bahwa kontribusi terbesar didapatkan dari dimensi D1 Menghadap Allah dengan nilai koefisien korelasi 0,937 dan koefisien determinasi 0,878 atau kontribusi sebesar 87,8% dalam membentuk Konfirmatori Hidup Dalam Beribadah berdasarkan Ibrani 10:19-25 bagi kaum bapak di Gereja Kristen Oikoumene Filadelfia Kompas Jangkang Sanggau Kalimatan Barat (Y). Untuk D2 memiliki konstribusi sebesar 80,2%. Hipotesis pertama menunjukkan bahwa tingkat Konfirmatori kategori Sedang, dan yang diajukan ada pada kategori sedang. Hasil pengujian terhadap hipotesis kedua menunjukkan bahwa dimensi yang dominan menentukan konfirmatori Hidup Dalam Beribadah berdasarkan Ibrani 10:19-25 bagi kaum bapak di Gereja Kristen Oikoumene Filadelfia Kompas Jangkang Sanggau Kalimatan Barat adalah Menghadap Allah.
Penerapan Sifat Kasih Berdasarkan 1 Korintus 13:1-13 Bagi Jemaat di Gereja Sungai Yordan Rajawali Bongap Susiana Susiana; Ari Suksmono Hertanto; Jhon Wesley
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i2.152

Abstract

Kasih merupakan inti ajaran Kristen yang menjadi dasar hubungan antarjemaat sekaligus cerminan kedewasaan rohani. Rasul Paulus dalam 1 Korintus 13:1–13 menegaskan bahwa pelayanan dan karunia rohani tidak berarti tanpa kasih. Namun, di Gereja Sungai Yordan Rajawali Bongap masih terdapat jemaat yang belum sepenuhnya menghidupi kasih. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana implementasi ajaran kasih berdasarkan 1 Korintus 13:1–13 serta mengidentifikasi dimensi dominan yang memengaruhi penerapan kasih di tengah jemaat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen angket kepada 36 responden. Data dianalisis melalui uji reliabilitas, uji normalitas, dan regresi linier dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi “Kasih dalam Sifat” memiliki pengaruh sangat kuat terhadap implementasi kasih. Koefisien korelasi sebesar 0,934 dengan kontribusi 87,3% menegaskan bahwa sifat kasih merupakan faktor utama dalam membentuk perilaku kasih jemaat. Penelitian ini bermanfaat bagi jemaat agar lebih konsisten mempraktikkan kasih. Dengan demikian, gereja dapat menjadi saksi nyata kasih Kristus bagi jemaat dan masyarakat sekitar.