Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Community Relations Perusahaan Migas dalam Membangun Sustainability Relations (Studi Kasus: Program Simba Kuat di Desa Keluang, Kabupaten Banyuasin) Eka Prihartono; Erna Febriani
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi community relations PT Pertamina EP (PEP) Ramba Field dalam membangun hubungan keberlanjutan (sustainability relations) melalui program SIMBA KUAT (Sinergi Ramba Field Menuju Keluang Bersih dan Sehat) di Desa Keluang, Kabupaten Banyuasin. Industri hulu migas menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan target profit dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan demi menjaga legitimasi operasional (social license to operate). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal-terjalin. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan key informant dari perusahaan, masyarakat penerima manfaat, dan pemerintah daerah, serta melalui observasi partisipatif dan analisis dokumentasi. Kerangka teoretis yang digunakan adalah Teori Salience Stakeholder (kekuasaan, legitimasi, urgensi) dan konsep Triple Bottom Line (3P: People, Planet, Profit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. PEP Ramba Field mengimplementasikan strategi community relations melalui tiga tahapan utama: membangun hubungan kepercayaan berkelanjutan, mengelola isu dan kekhawatiran komunitas, serta memanfaatkan program dukungan untuk membangun kepercayaan. Program SIMBA KUAT berhasil mengintegrasikan aspek sosial melalui peningkatan kapasitas kesehatan dan pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT), aspek lingkungan melalui pengelolaan bank sampah, serta aspek ekonomi melalui penciptaan peluang pendapatan baru bagi masyarakat. Strategi ini terbukti berkontribusi signifikan terhadap pembangunan sustainability relations yang didasarkan pada kemandirian masyarakat dan kepercayaan timbal balik, sehingga memperkuat posisi perusahaan di wilayah operasi.