Yunita Fitri Rejeki
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effect of Student-Centered Learning with the Make a Match Method on Nursing Students’ Knowledge of Patient Safety Goals Yunita Fitri Rejeki; Deris Riandi Setiawan; Adinda Triani Nur Hasanah
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i2.1702

Abstract

Understanding nursing students’ knowledge of the six patient safety goals is essential to prevent adverse events. Innovative and interactive learning strategies are needed to strengthen students’ comprehension of these goals. The make-a-match method, as a cooperative learning approach, encourages active engagement and is expected to enhance knowledge retention. This study aimed to examine the effect of patient safety goals education on the knowledge of undergraduate nursing students using the make-a-match method. A pre-experimental one-group pretest–posttest design was conducted with 69 undergraduate nursing students selected through purposive sampling. Data were collected using a structured patient safety goals knowledge questionnaire. The Wilcoxon signed-rank test was applied to analyze the differences between pretest and posttest scores, with a significance level of 0.05. Prior to the intervention, most participants demonstrated a moderate level of knowledge (63.8%). Following the intervention, the majority of students achieved a good level of knowledge (91.3%). Statistical analysis using the Wilcoxon test revealed a significant improvement in knowledge scores (p = 0.001, p < 0.05). The findings indicate that education using the make-a-match method is effective in improving nursing students’ knowledge of patient safety goals. This method may serve as a valuable learning strategy in nursing education to strengthen patient safety competencies.
HUBUNGAN USIA DAN LAMA BEKERJA PERAWAT DENGAN GAYA MANAJEMEN KONFLIK DI PUSAT MATA NASIONAL RUMAH SAKIT MATA CICENDO BANDUNG Yunita Fitri Rejeki; Sari Nurrita
Jurnal Sehat Masada Vol 20 No 2 (2026): Jurnal Sehat Masada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Konflik dalam organisasi pelayanan kesehatan, khususnya di lingkungan rumah sakit, merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dan memiliki dampak signifikan terhadap kinerja serta kualitas layanan. Perbedaan usia dan lama bekerja perawat diperkirakan turut memengaruhi gaya manajemen konflik yang mereka terapkan. Tujuan: Menganalisis hubungan antara usia dan lama bekerja perawat dengan gaya manajemen konflik di Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan rancangan cross-sectional. Sampel berjumlah 91 perawat ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner demografi dan Rahim Organizational Conflict Inventory-II (ROCI-II). Uji statistik menggunakan Chi-square dan Fisher Exact Test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden berusia 30–50 tahun (73,6%) dan memiliki masa kerja 11–20 tahun (46,2%). Gaya manajemen konflik yang dominan digunakan adalah gaya integrating (78,0%) dan compromising (18,7%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia dan gaya manajemen konflik (p = 0,042), serta antara lama bekerja dan gaya manajemen konflik (p = 0,321), dimana nilai p > 0.05 sehingga secara statistik tidak terdapat antara lama bekerja perawat dengan gaya manajemen konflik. Kesimpulan: Usia perawat berhubungan signifikan dengan gaya manajemen konflik yang diterapkan. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan faktor usia dalam perencanaan pelatihan serta pengelolaan sumber daya manusia keperawatan.
Gambaran Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Dalam Gedung Puskesmas Jajaway Kota Bandung Yunita Fitri Rejeki; Rahmah Fauziyah; Fitra Herdian; Asri Handayani
Kisi Berkelanjutan: Sains Medis dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2024): Juli-September
Publisher : PT Karya Inovasi Berkelanjutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Sebagai upaya mewujudkan kualitas pelayanan yang baik, Puskesmas harus menjaga kualitas pelayanan mereka salah satu caranya yaitu mengadakan pengukuran kepuasan pasien. Tetapi nyatanya pada fenomena yang ada pada saat pelayanan di Puskesmas Jajaway Kota Bandung, pasien masih menyatakan kurangnya terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan di Puskesmas seperti bangku tunggu yang kurang sehingga pasien yang menunggu antrian masih harus berdiri, jam pelayanan yang masih tidak tepat waktu, informasi terkait Puskesmas yang minim dan masih ada petugas yang kurang ramah saat pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien pada pelayanan kesehatan dalam gedung di Puskesmas Jajaway Kota Bandung. Metode Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi pasien bulan April 2023 pada penelitian ini yaitu 1294 responden dan sampel penelitian yang digunakan yaitu 95 responden. Adapun Teknik pengambilan data menggunakan stratified random sampling. Penelitian ini dilakukan tanggal 14-19 Juli 2023 di Puskesmas Jajaway Kota Bandung. Hasil Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terhadap aspek kepuasan, 2 responden (2.1%) sangat tidak puas, 1 responden (1.1%) tidak puas, 63 responden (66.3%) puas, dan 29 responden (30.5%) sangat puas. Kesimpulan dan Saran Sebaiknya petugas kesehatan menambahkan informasi yang jelas tentang Puskemas dan edukasi kesehatan di sosial media yang dimiliki oleh Puskesmas ataupun menambahkan pada bagian loket pendaftaran seperti banner, video animasi ataupun leaflet agar pasien  mendapatkan informasi yang jelas dan akurat.