This Author published in this journals
All Journal CJPP
Yuliharto Simon Christian Yeremia Yacob
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Stres dan Emotional eating Mahasiswa Akhir Fakultas Psikologi UNESA Yuliharto Simon Christian Yeremia Yacob; Nanda Audia Vrisaba
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 02 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n02.p551-562

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir menghadapi berbagai tuntutan akademik yang kompleks, terutama dalam proses penyusunan skripsi sebagai syarat kelulusan yang juga disertai beban perkuliahan, sehingga berpotensi menimbulkan stres. Stres tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi fisik dan psikologis, tetapi juga memengaruhi mekanisme koping individu, salah satunya melalui perubahan perilaku makan yang dikenal sebagai emotional eating. Emotional eating merupakan perilaku makan yang dipicu oleh emosi negatif, bukan oleh rasa lapar secara fisiologis, sehingga sering digunakan sebagai cara untuk meredakan tekanan emosional yang dialami individu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara stres dan emotional eating pada mahasiswa tingkat akhir. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan 152 responden. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson melalui JASP. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara stres dan emotional eating (r = 0,484; p < 0,001), yang berarti semakin tinggi tingkat stres yang dialami mahasiswa, semakin tinggi pula kecenderungan emotional eating yang muncul. Temuan ini menunjukkan bahwa stres akademik berkaitan dengan penggunaan emotional eating sebagai strategi coping emosional, sehingga pengelolaan stres dan penguatan coping adaptif penting dilakukan untuk mencegah perilaku makan emosional pada mahasiswa tingkat akhir. Abstract Final year students face various complex academic demands, especially in the process of writing a thesis as a graduation requirement, which is also accompanied by a heavy course load, thus potentially causing stress. This stress not only impacts physical and psychological conditions, but also influences individual coping mechanisms, one of which is through changes in eating behavior known as emotional eating. Emotional eating is an eating behavior triggered by negative emotions, not by physiological hunger, so it is often used as a way to relieve emotional stress experienced by individuals. This study aims to examine the relationship between stress and emotional eating in final year students. The method used is a quantitative correlational method involving 152 respondents. Data analysis was performed using Pearson correlation through JASP.  The results showed a significant positive relationship between stress and emotional eating (r = 0.484; p < 0.001), which means that the higher the level of stress experienced by students, the higher the tendency for emotional eating that appears. . These findings indicate that academic stress is related to the use of emotional eating as an emotional coping strategy, so stress management and strengthening adaptive coping are important to prevent emotional eating behavior in final year students.