Mica Siar Meiriza
State University of Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implikasi Program Makan Bergizi Gratis terhadap Keberlangsungan Usaha Pedagang Kaki Lima di Lingkungan Sekolah Mica Siar Meiriza; Natalya Anabel Manik; Armalia Mawarni; Rizqi Alhaq; Fran Mendrova Mikael; Zahira Annisa Fadina; Chairuna Ikhwani Br Nadeak; Jilika Putri Grasela Manullang; Yemima Nainggolan
Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol. 24 No. 1 (2026): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA (In-Press)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/

Abstract

The Free Nutritious Meal Program (MBG) is an Indonesian government policy launched on January 6, 2025, to improve the nutrition of students from early childhood education (PAUD) to high school/vocational school (SMA/SMK) levels. This study aims to analyze the impact of the MBG Program on the income and business sustainability of street vendors (PKL) in the SMKN 1 Percut Sei Tuan neighborhood, Deli Serdang Regency, North Sumatra. The study was conducted from February to April 2026 using a descriptive qualitative approach with data collection techniques through semi-structured interviews and observations of ten vendors selected by purposive sampling. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model with triangulation techniques to maintain data validity. The results showed that all informants experienced a significant decrease in income after the implementation of the MBG program, with decreases ranging from 35% to 70%. The greatest impact was felt by vendors selling heavy meals, while beverage and snack vendors experienced relatively mild decreases. In addition, there was a shift in the consumer base from students to the surrounding community, as well as the emergence of various adaptation strategies such as product innovation and the use of digital platforms. This study concludes that the MBG program has unintended secondary impacts on street vendors (PKL), necessitating a more inclusive policy that considers the sustainability of small-scale economic actors around schools.
Dampak Konflik Geopolitik Global terhadap Inflasi Indonesia Tahun 2022–2024: Analisis Jalur Transmisi Energi, Pangan, dan Rantai Pasok Mica Siar Meiriza; Aura Puteri Ginting; Erwin Purba; Rivaldo Setiawan Silitonga; Karan Rayhan Almunawi; Maika Titi Musliha; Rahma Dea Sapitri; Geby Yola Berlian Nainggolan; Shintami Oktavia; Erlina Victoria Simanungkalit
Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol. 24 No. 1 (2026): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA (In-Press)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak konflik geopolitik global, khususnya Perang Rusia-Ukraina 2022, terhadap inflasi di Indonesia selama periode 2022–2024 dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif-analitis. Tiga saluran transmisi utama diidentifikasi beroperasi secara bersamaan: guncangan harga energi yang mendorong inflasi energi hingga 13,9%, gangguan pasokan pangan global yang menyebabkan inflasi pangan mencapai 8,01% dengan jeda tiga hingga enam bulan, serta gangguan rantai pasokan yang meningkatkan biaya logistik dan bahan baku industri. Ketiga saluran ini mendorong inflasi tahunan Indonesia mencapai puncak 5,95% pada September 2022—tertinggi dalam satu dekade—namun berhasil ditekan menjadi 2,51% pada 2024 melalui kombinasi kenaikan kumulatif 225 bps pada Suku Bunga BI dan kebijakan fiskal protektif, termasuk subsidi energi sebesar Rp 502 triliun dan bantuan sosial yang ditargetkan. Inflasi dorongan biaya ini berdampak regresif terhadap rumah tangga berpenghasilan rendah, meskipun program perlindungan sosial berhasil menurunkan tingkat kemiskinan dari 9,54% menjadi 9,03%. Studi ini menyoroti kerentanan struktural Indonesia sebagai negara pengimpor bersih komoditas serta urgensi diversifikasi impor serta keamanan energi dan pangan jangka panjang.