Andi Nurul Azisah
Universitas Negeri Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Administrasi Pajak Digital dan Kepatuhan Wajib Pajak: Literature Review Integratif Andi Nurul Azisah
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i1.11991

Abstract

Penelitian ini bertujuan mensintesis literatur mengenai administrasi pajak digital dan kepatuhan wajib pajak. Penelitian menggunakan pendekatan integrative literature review berbasis database Scopus. Pencarian dilakukan dengan kata kunci terkait e-filing, e-tax, tax digitalization, digital tax administration, online tax, tax compliance, dan taxpayer compliance. Dengan kriteria publikasi 2020–2026, artikel jurnal, bahasa Inggris, dan open access, diperoleh 30 artikel untuk dianalisis. Data dianalisis melalui ekstraksi informasi, pengelompokan tematik, dan sintesis naratif integratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa administrasi pajak digital berkontribusi terhadap kepatuhan wajib pajak melalui adopsi teknologi, kualitas sistem, kepuasan pengguna, efisiensi administrasi, kesadaran pajak, pengetahuan pajak, keadilan, kepercayaan, dan literasi digital. Namun, hubungan tersebut dipengaruhi oleh kesiapan pengguna, akses digital, kualitas layanan, kapasitas kelembagaan, dan karakteristik wajib pajak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa administrasi pajak digital perlu dipahami sebagai ekosistem teknologi, layanan, perilaku, dan tata kelola perpajakan.
ANALISIS PENERAPAN AKAD IJARAH PADA PRODUK GADAI EMAS: STUDI KASUS BANK SYARIAH INDONESIA KCP MAKASSAR PANAKKUKANG Itsna Muflikhah; Andi Nurul Azisah
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Aplikasi Perpajakan
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v7i1.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan akad ijarah pada produk Gadai Emas di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Makassar Panakkukang, mencakup mekanisme operasional, pencatatan akuntansi berdasarkan PSAK 107, dan kepatuhan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui wawancara semi terstruktur terhadap satu narasumber dari Divisi BSI Gadai Emas dan Konter Layanan pada tanggal 18 April 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI mengombinasikan akad ijarah, qardh, dan rahn secara simultan dalam skema al-'uqud al-murakkabah. Biaya penitipan (mu'nah) ditetapkan dengan tarif berjenjang berdasarkan nilai taksiran emas. Pendapatan ijarah diakui sebagai fee based income secara akrual sesuai PSAK 107, dengan emas nasabah tidak dicatat sebagai aset bank. BSI tidak mengenakan denda keterlambatan; wanprestasi diselesaikan melalui lelang emas dengan selisih kelebihan dikembalikan ke nasabah. Kepatuhan syariah dijaga melalui qabd fisik sebelum akad, asuransi takaful (Gold In Safe dan Gold In Transit), dan penyaluran denda ke BAZNAS pada produk lain. Penelitian ini memiliki keterbatasan narasumber tunggal pada satu cabang, sehingga generalisasi perlu dilakukan dengan kehati-hatian.
Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Nonkaryawan dalam Perspektif Theory of Planned Behavior dan Social Identity Theory: National Pride sebagai Moderator antara Niat dan Kepatuhan Pajak Andi Nurul Azisah; Itsna Muflikhah
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Aplikasi Perpajakan
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v7i1.547

Abstract

Penelitian ini menguji kepatuhan pajak Wajib Pajak Orang Pribadi nonkaryawan dengan mengintegrasikan Theory of Planned Behavior dan Social Identity Theory. Penelitian ini menempatkan national pride sebagai faktor yang dapat memengaruhi kepatuhan pajak secara langsung sekaligus memperkuat hubungan antara niat kepatuhan dan kepatuhan pajak. Data diperoleh dari 250 responden Wajib Pajak Orang Pribadi nonkaryawan yang memenuhi kriteria penelitian dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling berbasis komposit. Hasil evaluasi model pengukuran menunjukkan bahwa seluruh konstruk memenuhi kriteria reliabilitas, validitas konvergen, dan validitas diskriminan. Pada model struktural, attitude, subjective norm, dan perceived behavioral control berpengaruh positif terhadap niat kepatuhan. Selanjutnya, perceived behavioral control, niat kepatuhan, dan national pride berpengaruh positif terhadap kepatuhan pajak. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa national pride memperkuat hubungan antara niat kepatuhan dan kepatuhan pajak, meskipun pengaruhnya relatif kecil. Temuan ini mengindikasikan bahwa national pride berperan sebagai faktor pendukung yang membantu mendorong niat patuh menjadi perilaku kepatuhan. Dengan demikian, kepatuhan pajak Wajib Pajak Orang Pribadi nonkaryawan tidak hanya berkaitan dengan sikap, norma sosial, dan kemampuan administratif, tetapi juga dengan identitas kebangsaan yang memberi makna sosial pada kewajiban membayar dan melaporkan pajak.