Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri melalui penanaman nilai-nilai adab dalam proses pembelajaran. Salah satu kitab yang menjadi rujukan utama dalam pembentukan adab pencari ilmu adalah Ta'lim al-Muta'allim karya Syekh Burhanuddin Az-Zarnuji. Namun, perkembangan teknologi, pergaulan, dan perubahan karakter peserta didik menjadi tantangan dalam menginternalisasikan nilai-nilai adab tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai adab pencari ilmu dalam pembelajaran Kitab Ta'lim al-Muta'allim, proses pembelajaran dalam menanamkan nilai-nilai tersebut, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya di Pondok Pesantren Assholach Kejeron. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai adab pencari ilmu diwujudkan melalui pembiasaan niat yang ikhlas, penghormatan kepada guru dan ilmu, pemilihan guru dan teman yang baik, keteguhan dalam belajar, serta pemanfaatan waktu secara disiplin. Proses pembelajaran diawali dengan pembacaan Shalawat Ya Sayyidi, pembacaan nadham Ala La Tanalul 'Ilma, penyampaian materi kitab, pencatatan rangkuman, dan evaluasi pembelajaran. Implementasi nilai-nilai tersebut didukung oleh keteladanan ustaz, lingkungan pesantren yang kondusif, tata tertib pondok, dan peran aktif pengurus, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakter santri, pengaruh lingkungan luar, serta rendahnya kesadaran sebagian santri dalam mengamalkan adab. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Kitab Ta'lim al-Muta'allim berkontribusi dalam membentuk karakter santri yang beradab melalui proses pembiasaan, keteladanan, dan budaya pesantren yang berlangsung secara berkelanjutan.