Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan periode emas yang memerlukan stimulasi optimal, namun praktiknya di lapangan sering kali masih bersifat konvensional, monoton, dan terlalu bertumpu pada Lembar Kerja Siswa (LKS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) berbasis lingkungan pada anak usia dini guna memberikan gambaran menyeluruh mengenai implementasi, manfaat, serta solusi atas tantangan pendidikan yang ramah anak. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menyintesis artikel ilmiah primer bereputasi dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir (2016–2026) dari pangkalan data Google Scholar, Garuda, ScienceDirect, dan ERIC. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan berhasil mengubah paradigma belajar menjadi berpusat pada anak (student-centered) melalui eksplorasi objek konkret dan fenomena alam sekitar. Pendekatan ini secara simultan mendongkrak kemampuan berpikir sains-kognitif, mempercepat kecerdasan literasi membaca permulaan, serta mengokohkan kemandirian dan kecerdasan sosial-emosional anak. Selain itu, pemanfaatan bahan alam terbukti menjadi solusi sumber belajar (learning resources by utilization) yang adaptif dan ekonomis bagi lembaga PAUD. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan merupakan jembatan efektif dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak secara holistik dan merealisasikan prinsip merdeka bermain. Pendidik didorong untuk mereformasi ruang belajar dengan mengoptimalkan ekosistem lingkungan sekitar secara kreatif.