Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : maximal

Makna Kecantikan dan Perilaku Konsumsi Produk Skincare pada Perempuan Generasi Z di Kota Makassar: Sebuah Studi Fenomenologi Isma Azis Riu
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 5 (2026): Juni
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri skincare di Indonesia mengalami pertumbuhan eksponensial dalam satu dekade terakhir, dengan Generasi Z sebagai segmen konsumen yang paling dinamis dan berpengaruh. Namun, pemahaman mendalam tentang bagaimana perempuan muda Gen Z di kota-kota di luar Jakarta, khususnya Makassar sebagai pusat metropolitan Kawasan Timur Indonesia, memaknai kecantikan dan membentuk perilaku konsumsi skincare mereka masih sangat terbatas. Penelitian ini mengeksplorasi konstruksi makna kecantikan dan dinamika perilaku konsumsi produk skincare pada perempuan Generasi Z di Kota Makassar melalui pendekatan kualitatif fenomenologis. Data dikumpulkan dari sepuluh informan perempuan berusia 19–25 tahun melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) dengan dukungan triangulasi sumber dan member checking untuk menjamin keterpercayaan temuan. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema utama: (1) konstruksi makna kecantikan yang bersifat plural dan kontekstual; (2) motivasi konsumsi yang digerakkan oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik; (3) proses pengambilan keputusan pembelian yang dimediasi media sosial; (4) peran sentral beauty influencer dalam membentuk preferensi produk; (5) skincare sebagai penanda identitas diri dan status sosial; serta (6) hambatan dan dilema konsumsi yang dihadapi perempuan muda. Temuan menunjukkan bahwa makna kecantikan bagi Gen Z Makassar merupakan konstruksi sosial yang kompleks, terbentuk dari persilangan antara nilai budaya lokal, standar kecantikan global, dan narasi self-love kontemporer. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pemasaran, sosiologi konsumsi, dan studi gender dalam konteks Indonesia Timur.