Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Kolaborasi Guru-Orang Tua melalui Gerak dan Lagu untuk Regulasi Emosi Anak Usia 2-3 Tahun Mariyolin Grace Hande; Heny Djoehaeni; Asep Deni Gustiana
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 2 Periode Maret-Mei 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i2.3257

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam membangun kolaborasi dengan orang tua melalui kegiatan gerak dan lagu untuk mendukung perkembangan regulasi emosi anak usia 2-3 tahun di kelas Batita Sekolah Minggu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga guru dan lima belas orang tua melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merancang kegiatan gerak dan lagu secara sistematis melalui pemilihan lagu sederhana dan repetitif, penyesuaian tempo dan dinamika, pemberian model gerakan, serta kesempatan tampil bagi anak. Kolaborasi guru dan orang tua terbangun melalui komunikasi rutin dan keterlibatan langsung dalam kegiatan. Praktik ini menunjukkan kontribusi terhadap perkembangan regulasi emosi anak yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan menenangkan diri, mengikuti aturan sederhana, menunggu giliran, serta menunjukkan kepercayaan diri dalam aktivitas kelompok. Penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan gerak dan lagu yang melibatkan kolaborasi guru dan orang tua memiliki potensi sebagai strategi pedagogis kontekstual dalam mendukung pembelajaran sosial-emosional anak usia dini pada lingkungan pendidikan nonformal berbasis komunitas.
Early Childhood Education Teachers’ Perceptions of 21 st Century Learning: Between Concept and Practice Mariyolin Grace Hande; Yeni Rachmawati; Heny Djoehaeni
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1664

Abstract

21st century learning has become a central demand in early childhood education (ECE), particularly following the implementation of the Kurikulum Merdeka, which emphasizes meaningful learning and holistic competency development. Previous studies have predominantly focused on quantitative measures of teacher readiness, offering limited insight into how teachers interpret and enact 21st century learning in daily practice. This study aims to explore ECE teachers’ perceptions and the contextual factors influencing their pedagogical decision-making. This study employed a descriptive phenomenological approach, with data collected through in-depth interviews with eight teachers from four private ECE institutions in Bandung. The data were analyzed using thematic analysis. Findings indicate a gap between conceptual understanding and practice, with teachers' understanding shaped more by teaching experience than by formal theoretical frameworks. Nevertheless, their learning practices reflected the integration of 21st-century skills. The findings also revealed tensions between normative demands and contextual realities and demonstrated how teachers translate 21st-century learning demands into practice under academic pressures and institutional constraints.