Berdasarkan hasil PISA 2022 rendahnya literasi sains menunjukkan perlunya mengembangkan media pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Materi IPA yang sulit dipahami, yaitu unsur, senyawa, dan campuran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media puzzle konteks kuliner Kaldu Kokot terintegrasi literasi sains yang valid digunakan serta mengetahui tanggapan siswa pada media yang dibuat. Model ADDIE digunakan pada penelitian ini, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi, akan tetapi terbatas pada tahap pengembangan pada uji coba produk terbatas. Validasi dilakukan oleh ahli media dan materi yang terdiri atas dosen Pendidikan IPA Universitas Trunodjoyo Madura dan guru IPA, kemudian diujicobakan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan validitas media berdasarkan penilaian ahli media dan materi masing-masing sebesar 90,28% dengan kriteria sangat valid. Respons pada uji coba one to one memperoleh persentase 86,67% dan small gorup sebesar 89,69% dengan kriteria sangat baik. Kontribusi penelitian ini adalah menghasilkan media puzzle yang mengintegrasikan kuliner lokal, dilengkapi ringkasan materi dan latihan soal berbasis literasi sains yang dikemas dalam berbagai barcode, sehingga mendukung pembelajaran secara mandiri. Maka dari itu, Produk yang dikembangkan valid digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPA untuk mendukung peningkatan literasi sains siswa.