Sesilia Une
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V DI SD MUHAMADIYAH 1 LIMBOTO KAB. GORONTALO Sesilia Une; Yulanti S. Mooduto; Fandi H. Binggo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran IPA di SD Muhammadiyah 1 Limboto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi siswa kelas V, guru kelas, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa masih berada pada kategori belum optimal, terutama pada aspek analisis, evaluasi, dan inferensi. Siswa cenderung mampu memahami konsep secara dasar, namun mengalami kesulitan dalam mengaitkan konsep dengan fenomena kontekstual, menyusun argumen logis, serta menarik kesimpulan berbasis bukti. Kondisi ini dipengaruhi oleh dominasi metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurangnya penerapan strategi pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis eksperimen dan diskusi kelompok dapat meningkatkan partisipasi serta kemampuan analisis siswa. Oleh karena itu, diperlukan transformasi pendekatan pembelajaran menuju model yang lebih kontekstual, interaktif, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi guru dalam merancang pembelajaran IPA yang tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa sejak dini.