Nursyaida Nursyaida
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MEMBACA SISWA SDN 5 LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Fitri Nurain; Lia Nurhayati; Nursyaida Nursyaida
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran Jigsaw dalam mengatasi kesulitan belajar membaca pada siswa di SDN 5 Limboto, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Tempat pelaksanaan penelitian dilakukan di SDN 5 Limboto, Kabupaten Gorontalo, dengan subjek penelitian yaitu guru dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran membaca menggunakan model Jigsaw. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapan model pembelajaran Jigsaw terdapat beberapa kesulitan belajar membaca siswa, seperti kurang lancar dalam membaca teks, sulit membedakan huruf, tidak ada pembiasaan belajar membaca dirumah, kesalahan dalam pengucapan kata, serta rendahnya pemahaman terhadap isi bacaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Jigsaw di SDN 5 Limboto Kabupaten Gorontalo masih menghadapi berbagai tantangan yang perlu ditangani melalui pelatihan guru, peningkatan keaktifan dan kerja sama siswa, serta optimalisasi strategi pembelajaran. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi pihak sekolah dalam mengembangkan dan menerapkan model pembelajaran Jigsaw sebagai upaya mengatasi kesulitan belajar membaca pada siswa sekolah dasar.