Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kemiskinan dan Dampaknya Terhadap Tingkat Pendidikan Anak di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 Riza Indriani; Ricce Sukmawati Br Raja Guk Guk; Yayang Fariana Togatorop; Desi Fitriani Hasibuan; Lenni Kartika Saragih; Fadia Aprillia
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v3i1.8275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 serta dampaknya terhadap tingkat pendidikan anak. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis ekonomi pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Sumatera Utara sebesar 7,24% dengan jumlah penduduk miskin mencapai 1,28 juta jiwa. Meskipun lebih rendah dari rata-rata nasional (8,25%), kemiskinan masih berdampak pada rendahnya akses pendidikan anak, khususnya pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah. Kemiskinan berpengaruh terhadap partisipasi sekolah, angka putus sekolah, dan kualitas pendidikan.
Mindset Kewirausahaan bagi Mahasiswa dalam Membangun Bisnis Mandiri Desi Fitriani Hsb; Ricce Sukmawati Br Raja Guk Guk; Yayang Fariana Togotoro; Hasyim Hasyim
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya mindset kewirausahaan bagi mahasiswa dalam membangun bisnis mandiri di era digital saat ini. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa yang telah sukses memulai dan mengelola bisnis independen, penelitian ini mengungkap bagaimana pola pikir kewirausahaan—yang meliputi kreativitas, ketahanan, dan orientasi peluang—berperan dalam mengatasi tantangan seperti ketidakpastian pasar, keterbatasan sumber daya, dan persaingan ketat. Analisis tematik dari data wawancara menunjukkan bahwa mahasiswa dengan mindset kewirausahaan yang kuat lebih mampu mengidentifikasi peluang inovatif, mengelola risiko secara efektif, dan mempertahankan motivasi intrinsik untuk pertumbuhan jangka panjang. Temuan ini tidak hanya mengonfirmasi relevansi teori mindset dalam konteks pendidikan tinggi, tetapi juga memberikan wawasan praktis untuk pengembangan kurikulum kewirausahaan yang lebih holistik. Penelitian ini berkontribusi pada literatur kewirausahaan dengan menekankan aspek psikologis yang sering diabaikan, serta implikasi bagi kebijakan pendidikan untuk mendorong kemandirian ekonomi mahasiswa di Indonesia dan negara berkembang lainnya. Keterbatasan penelitian meliputi ukuran sampel yang terbatas, sehingga rekomendasi untuk penelitian lanjutan dengan pendekatan campuran disarankan.