Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 serta dampaknya terhadap tingkat pendidikan anak. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis ekonomi pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Sumatera Utara sebesar 7,24% dengan jumlah penduduk miskin mencapai 1,28 juta jiwa. Meskipun lebih rendah dari rata-rata nasional (8,25%), kemiskinan masih berdampak pada rendahnya akses pendidikan anak, khususnya pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah. Kemiskinan berpengaruh terhadap partisipasi sekolah, angka putus sekolah, dan kualitas pendidikan.
Copyrights © 2026