Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI INOVASI DIGITAL FERIZY DALAM PEMBELIAN TIKET KAPAL DI PELABUHAN BOLOK KUPANG Gyscha Dianchristy Takain; Hendrik Toda; Rouwland A Benyamin; I Putu Yoga Bumi Pradana
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi digital Ferizy dalam pembelian tiket kapal di Pelabuhan Bolok Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi di Pelabuhan Bolok Kupang dan Kantor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Ferizy memberikan kemudahan pelayanan melalui sistem pembelian tiket secara online yang lebih praktis dan mendukung digitalisasi pelayanan publik. Namun, implementasi Ferizy masih menghadapi kendala pada aspek kesesuaian dan kerumitan penggunaan sistem. Penumpang yang terbiasa menggunakan teknologi digital cenderung mudah beradaptasi, sedangkan penumpang dengan literasi digital rendah, khususnya generasi usia lanjut dan masyarakat dari wilayah yang masih menggunakan sistem manual, mengalami kesulitan dalam registrasi akun, pengisian data, serta pembayaran digital. Selain itu, implementasi Ferizy baru optimal pada tahap pemesanan tiket secara daring, namun pada tahap operasional masih ditemukan kendala seperti antrean, keterbatasan literasi digital masyarakat, ketergantungan pada layanan manual dan praktik perantara informal (Calo). Dalam mendukung implementasi inovasi Ferizy, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang melakukan penguatan melalui kepemimpinan, pembelajaran organisasi, jejaring kerjasama organisasi, serta penyesuaian fasilitas sarana prasarana pelayanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi digital pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur digital, dukungan kelembagaan dan kemampuan masyarakat dalam beradaptasi terhadap perubahan sistem pelayanan berbasis digital.
Peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan Wisata Lingko Lodok di Desa Poco Rutang, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat Getrudis Amanda; Adis Salim Adang Djaha; Rouwland A Benyamin; Hendrik Toda
Jurnal Publik Vol. 20 No. 01 (2026): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v20i01.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis Pemerintah Desa Poco Rutang dalam pengembangan destinasi wisata Lingko Lodok di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis implementasi peran pemerintah desa berdasarkan empat dimensi teoritis: sebagai entrepreneur, koordinator, fasilitator, dan stimulator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melakukan berbagai inisiatif seperti promosi digital, pembangunan infrastruktur wisata, pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan pemberian insentif kepada pelaku usaha lokal. Namun, efektivitas pelaksanaan masih terbatas oleh beberapa kendala, antara lain rendahnya partisipasi pemuda, konflik sosial antarkelompok, serta belum optimalnya koordinasi lintas aktor pembangunan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi fungsi kelembagaan dan rekonsiliasi sosial dalam tata kelola desa wisata berbasis potensi lokal. Penelitian ini berkontribusi terhadap penguatan konseptual model pembangunan pariwisata desa yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.