Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Taksonomi Bloom Digital Dalam Evaluasi Kompetensi Spiritual Dan Kognitif Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Jupri Jupri; Andi Fitriani Djollong; Irma Irma; Jumawati Jumawati; Muhammad Afit Imran
Jurnal Kajian Pendidikan dan Cakrawala Pembelajaran Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jakap.v1i4.476

Abstract

The development of digital technology has transformed the paradigm of Islamic Religious Education (PAI) learning, including the evaluation of students' spiritual and cognitive competencies. One relevant approach in this context is the application of Bloom's Digital Taxonomy, which is a development of the classic Bloom's Taxonomy with adaptations to 21st-century skills. This literature review aims to analyze the integration of Bloom's Digital Taxonomy in Islamic Religious Education (PAI) learning evaluation, specifically in comprehensively assessing students' spiritual and cognitive competencies. The research was conducted through a literature review of various national and international scientific sources relevant to the themes of digitalization of learning, authentic assessment, and character education based on Islamic values. The results indicate that Bloom's Digital Taxonomy provides a systematic framework for developing evaluation instruments that involve higher-order thinking skills and the appreciation of spiritual values. Through the use of digital media such as reflective apps, da'wah vlogs, or e-portfolios, PAI teachers can assess students' analytical, synthesis, and evaluation skills while also observing their spiritual development. This integration requires teachers to be creative, innovative, and technologically literate so that assessments emphasize not only cognitive aspects but also facilitate the holistic development of students' character and faith.
Literasi Digital vs Ketergantungan AI: Strategi Mengintegrasikan ChatGPT secara Bertanggung Jawab dalam Kurikulum Sekolah Irma Irma; Muhammad Naim; Jumawati Jumawati; Muhammad Afit Imran; Jufri Jufri
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.448

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya ChatGPT, menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam dunia pendidikan. AI dapat mendukung proses pembelajaran melalui penyediaan informasi cepat, pembimbingan personal, dan stimulasi kreativitas siswa. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan ketergantungan, menurunkan kemampuan berpikir kritis, serta mempengaruhi literasi digital siswa secara negatif. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi ChatGPT secara bertanggung jawab dalam kurikulum sekolah, dengan fokus pada penguatan literasi digital dan mitigasi ketergantungan AI. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis, menelaah artikel, buku, dan laporan penelitian terkini yang membahas AI dalam pendidikan, literasi digital, serta risiko ketergantungan teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital berperan sebagai fondasi penting agar siswa dapat menggunakan ChatGPT secara kritis dan etis. Strategi integrasi yang efektif meliputi pengenalan prinsip penggunaan AI, pengembangan kemampuan evaluasi informasi, pembelajaran berbasis proyek yang memanfaatkan AI sebagai alat bantu, serta pemantauan penggunaan AI oleh guru. Pembahasan menekankan perlunya kurikulum adaptif yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, serta kreatif. Kesimpulannya, ChatGPT dapat menjadi instrumen pembelajaran yang bermanfaat jika digunakan secara bijaksana dalam kerangka literasi digital, mengurangi risiko ketergantungan, dan memperkuat kompetensi abad 21 siswa. Studi ini diharapkan menjadi acuan bagi pendidik, pengembang kurikulum, dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi integrasi AI di sekolah.