Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Review: Pendekatan Rekayasa Optik untuk Penilaian Mutu Benih Secara Non-Destruktif: Peran Biospeckle dalam Penelitian Patologi Benih Riski Meliya Ningsih; Lesta Lesta; Geby Geby
JURNAL TRITON Vol 17 No 1 (2026): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v17i1.1422

Abstract

Perkembangan teknologi rekayasa optik telah membawa perubahan signifikan dalam sistem penilaian mutu benih, melalui penerapan metode non-destruktif seperti Biospeckle Laser Imaging (BLI). Kajian ini bertujuan untuk mereview secara sistematis publikasi ilmiah terpilih dalam 10 tahun terakhir yang membahas aplikasi BLI, pencitraan multispektral dan hiperspektral, serta Optical Coherence Tomography (OCT), evaluasi kesehatan dan kualitas benih. Artikel dianalisis berdasarkan relevansi dengan topik, kebaaruan metode, dan fokus pada metode non-destruktif berbasis optik. Hasil analisis menunjukkan bahwa BLI mampu mendeteksi aktivitas metabolik, viabilitas, vigor, dan infeksi patogen pada berbagai jenis benih dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi, mencapai lebih dari 90%. Keunggulan utama teknik ini meliputi efisiensi waktu, sifat non-destruktif, serta ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional. Selain itu, integrasi teknik optik dengan algoritma machine learning dan deep learning terbukti mampu meningkatkan akurasi klasifikasi dan efisiensi diagnosis, seperti pada deteksi kontaminasi aflatoksin, kerusakan mekanis, dan identifikasi varietas benih. Namun, implementasi teknologi ini di tingkat lokal masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi teknologi, serta kebutuhan akan perangkat portabel dan protokol standar yang mudah diadopsi. Secara keseluruhan, pendekatan rekayasa optik berbasis BLI dan teknik pencitraan lainnya berpotensi besar menjadi standar baru dalam sistem penjaminan mutu benih yang presisi, efisien, dan ramah lingkungan. Rekomendasi utama diarahkan pada penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat adopsi teknologi ini dalam mendukung pertanian presisi dan ketahanan pangan nasional.
Characterization of Local Muhfud Avocado from West Bangka as a Germplasm Conservation Strategy in Bangka Belitung Riski Meliya Ningsih; Helda Susianti; Lesta Lesta; Alaini Lise; Amanda Saputri
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): April
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.112741

Abstract

West Bangka Regency has significant potential from its local avocado accession, Muhfud, which has been cultivated and adapted to local agroecological conditions for decades. However, this accession has not been registered as a variety, rendering it vulnerable to genetic erosion and misappropriation. This study aimed to characterize the morphological traits of Muhfud avocado accession from West Bangka Regency as a step toward preserving local germplasm. Qualitative and quantitative morphological observations were performed on vegetative, generative, and fruit traits. The study was conducted from August to October 2025, employing purposive sampling on five trees, including the original parent tree. Characterization followed the descriptor for avocado, encompassing tree organs, leaves, flowers, fruits, and seeds. The results indicate that Muhfud accession exhibits distinctive morphological features, such as a semi-circular tree architecture, type B flowering, a clavate fruit shape with buttery-smooth, doughy texture, and fruits that are longer with thinner skin compared to other local varieties such as Muntok accession. Variations in mean values and standard deviations of quantitative morphological characters (particularly fruit weight of 358.40 ± 29.04 g, tree height of 5.90 ± 2.32 m, and stem circumference of 70.12 ± 26.67 cm for Muhfud accession) suggest strong genetic potential and adaptation to the local agroecological conditions of West Bangka Regency. These characteristics support the development of locally adapted, productive, and storage-resilient superior varieties. In conclusion, the findings contribute to germplasm conservation efforts and the advancement of local avocado breeding programs in tropical Indonesia.
SISTEM PEMBERSIH SOLAR PANEL BERBASIS MICROCONTROLLER DAN IMAGE PROCESSING Syair Aulia; Muhammad Ihsan Solih; Zanu Saputra; Lesta Lesta
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 17 No 1 (2026): Technologia (Januari)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v17i1.21248

Abstract

Energi terbarukan merupakan solusi utama dalam mengatasi perubahan iklim dan bertambahnya permintaan energi global. Salah satu sumber energi terbarukan yang paling menjanjikan adalah energi matahari (energi surya), salah satunya adalah pemanfaatan solar panel. Pada penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem pembersih solar panel berbasis microcontroller dan image processing serta membuat sistem control berdasarkan tingkat kekotoran solar panel. Pada sistem yang dirancang menggunakan mikrokontroler berupa ESP32 yang berfungsi menjadi pusat kontrol pembersihan, RTC sebagai sensor waktu nyata untuk penjadwalan pembersihan serta Raspberry Pi sebagai kontrol pada image processing untuk pendeteksian tingkat kekotoran melalui sensor kamera. Hasil penelitian ini berupa prototype pembersihan solar panel secara terjadwal dan berdasarkan tingkat kekotoran solar panel. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembersihan solar panel sangat diperlukan demi menjaga efektivitas kinerja solar panel dalam menangkap energi dari sinar matahari. Teknologi ini masih memiliki potensi untuk dikembangkan secara luas agar dapat meminimalisir tenaga dan waktu dalam pembersihan solar panel terutama jika adanya dukungan penelitian lebih lanjut yang dapat lebih kompleks. Keywords: ESP32; Raspberry Pi; Tingkat Kekotoran; Webcam; Yolo V5.