Sulistiyaningsih Sulistiyaningsih
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kelompok Tani Gabungan Semua Gang 07 dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Urban Farming Sulistiyaningsih Sulistiyaningsih; Isna Rahmawati
TATHWIR: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v16i2.12566

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk di DKI Jakarta telah menyebabkan berkurangnya luas lahan pertanian yang signifikan, terutama di wilayah padat penduduk seperti di Kelurahan Kembangan Utara. Alih fungsi lahan pertanian ke penggunaan lain semakin mempersempit ruang terbuka hijau. Sehingga program urban farming yang dijalankan Kelompok Tani GSG 07 menjadi solusi untuk menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran yang dilakukan Kelompok Tani GSG 07 serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam program urban farming. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber data.  Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sebagai fasilitator Kelompok Tani GSG 07 telah menjalankan perannya dalam memberdayakan masyarakat melalui program urban farming sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Jim Ife dan Tesoriero yakni peran fasilitatif, peran mendidik, peran perwakilan, dan peran teknik. Faktor pendukung program urban farming diantaranya kerjasama antara kelompok tani dan masyarakat, bantuan materi dan non materi, serta faktor penghambat yaitu faktor sosial, cuaca, dan hama.