This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mitrasehat
Andi Nirina R.J Diab
Universitas Muslim Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ATTITUDE TOWARD EXCLUSIVE BREASTFEEDING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONTO BANGUN KABUPATEN BULUKUMBA Fairus Prihatin Idris; Naylah Herman; Andi Nirina R.J Diab; Andi Asrina; Harpiana Rahman
Jurnal Mitrasehat Vol. 16 No. 2 (2026): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v16i2.678

Abstract

Latar belakang: Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan merupakan upaya fundamental dalam menjamin tumbuh kembang bayi, menjadi indikator penting dalam kesehatan ibu dan anak. Di wilayah kerja Puskesmas Bonto Bangun Kabupaten Bulukumba, ditemukan fenomena bahwa sikap ibu terhadap ASI eksklusif beragam dan tidak seluruh ibu berhasil menyusui secara eksklusif hingga enam bulan. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara sikap yang dimiliki ibu dan praktik pemberian ASI eksklusif. Tujuan: Penelitian bertujuan menggali secara mendalam sikap ibu terhadap pemberian ASI eksklusif khususnya aspek sikap (attitude toward). Metode: Penelitian ini quasi kualitatif pendekatan fenomenologi. Informan: ibu yang memberikan ASI eksklusif, ibu yang tidak berhasil memberikan ASI eksklusif, suami, tenaga kesehatan. Pengumpulan data melalui focus group discussion, dan wawancara mendalam. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ASI dipersepsikan sebagai hak anak, tanggung jawab moral ibu, serta wujud kasih sayang dan peran keibuan, namun pada sebagian ibu masih ditemukan keraguan yang dipengaruhi oleh faktor pekerjaan, pengalaman menyusui sebelumnya, serta tekanan lingkungan sosial. Kesimpulan: Keberhasilan ASI eksklusif dilakukan melalui pendekatan yang tidak hanya menekankan pembentukan sikap, tetapi juga penguatan dukungan sosial dan persepsi kontrol perilaku ibu agar praktik menyusui dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan. Perlu penelitian untuk menjelaskan kesenjangan antara sikap dan praktik pemberian ASI Eksklusif.