Noor Amirudin
Universitas Muhammadiyah Gresik Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pembiasaan Kegiatan Islami Terhadap Tata Krama Bersosial Peserta Didik Kepada Sesama Teman Dan Guru Di SD Muhammadiyah 1 Menganti Muhammad Bagus Satria; Noor Amirudin
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/3x7hyn95

Abstract

Penelitian ditujukan untuk mendeskripsikan pengaruh pembiasaan kegiatan islami terhadap tata krama bersosial peserta didik kepada sesama teman dan guru di SD Muhammadiyah 1 Menganti. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan fokus pada pemaknaan proses internalisasi nilai-nilai keislaman melalui kegiatan seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, hafalan doa harian, serta kebiasaan salam dan sapa. Tata krama bersosial dianalisis melalui indikator sikap hormat, kesopanan, empati, dan komunikasi yang positif dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama tiga bulan, wawancara semi-terstruktur dengan 30 peserta didik, 5 guru, 3 wali kelas, dan 3 orang tua, serta analisis dokumen seperti jurnal harian siswa dan catatan kegiatan keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kegiatan islami secara konsisten membentuk pola perilaku peserta didik yang lebih menghargai norma sosial, seperti meningkatnya kesadaran untuk mengucapkan salam, membantu teman, dan menghormati guru. Hasil penelitian juga mengungkap bahwa integrasi nilai-nilai islami dalam rutinitas sekolah menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter melalui peniruan (modeling) dan penguatan positif dari guru. Peneliti menyimpulkan bahwa pembiasaan kegiatan islami tidak hanya memperkuat aspek spiritual, tetapi juga berperan krusial dalam membentuk tata krama bersosial yang berlandaskan akhlak mulia. Rekomendasi penelitian mencakup pengembangan modul kegiatan islami berbasis konteks sosial peserta didik dan peningkatan kolaborasi antara sekolah dan orang tua untuk konsistensi penanaman nilai. This study aims to describe the influence of habituating Islamic activities on students' social etiquette toward peers and teachers at SD Muhammadiyah 1 Menganti. The research employs a descriptive qualitative method, focusing on the internalization process of Islamic values through activities such as congregational prayers (shalat berjamaah), Quranic recitation (tadarus Al-Qur’an), daily prayer memorization, and the practice of greetings (salam dan sapa). Social etiquette is analyzed using indicators including respectful attitudes, politeness, empathy, and positive communication in daily interactions within the school environment. Data were collected through three months of participatory observation, semi-structured interviews with 30 students, 5 teachers, 3 homeroom teachers (wali kelas), and 3 parents, as well as document analysis (e.g., student journals and records of Islamic activities). The findings reveal that the habituation of Islamic activities consistently shapes students' behavioral patterns to better respect social norms, such as increased awareness of greeting others, helping peers, and honoring teachers. The study also highlights that integrating Islamic values into school routines fosters a character-building environment through modeling and positive reinforcement from teachers. The researchers conclude that habituating Islamic activities not only strengthens spiritual aspects but also plays a crucial role in forming social etiquette grounded in noble morals. Recommendations include developing Islamic activity modules tailored to students' social contexts and enhancing collaboration between schools and parents to ensure consistent value cultivation.
Pemanfaatan Kegiatan Penulisan Al Qur’an Sebagai Pembinaan Karakter Tanggung Jawab di SD Muhammadiyah 1 Pucuk Lamongan Muhammad Bilal Firdaus; Noor Amirudin
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/qwa4m323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manfaat menulis ayat-ayat Al-Qur'an dalam mengembangkan karakter bertanggung jawab pada siswa sekolah dasar, khususnya mata pelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Pucuk, Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, menggunakan observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Penelitian ini menekankan peran guru, partisipasi siswa, dan internalisasi nilai-nilai Islam. Pendekatan pembiasaan diterapkan untuk menumbuhkan keterampilan melalui praktik berulang. Informan dipilih secara purposive sampling, yang meliputi guru Agama Islam dan siswa kelas atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menulis ayat Al-Qur'an dilakukan dalam tiga tahap: penugasan, pelaksanaan di rumah, dan tanggung jawab di sekolah. Kegiatan ini menumbuhkan karakter bertanggung jawab melalui kesadaran diri, konsistensi, internalisasi nilai-nilai, dan tanggung jawab spiritual. Guru berperan sebagai fasilitator, membimbing siswa dalam memahami nilai tanggung jawab. Metode pembiasaan terbukti efektif dalam menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan nilai-nilai Islam, yang pada gilirannya memengaruhi perkembangan karakter, keterampilan sosial, dan spiritualitas siswa. Temuan-temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap literatur tentang pembiasaan (habibation method) dalam pendidikan Al Islam dan manfaat praktis bagi guru dan lembaga pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran berbasis nilai yang inovatif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas studi ke sekolah-sekolah dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda untuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitas pembiasaan ayat-ayat Al-Qur'an dalam mengembangkan karakter tanggung jawab siswa dengan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.