Penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Sebanjar menunjukkan perlunya strategi pengelolaan destinasi berbasis bukti, terutama dalam memperkuat faktor-faktor yang mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh promosi, ketersediaan fasilitas pariwisata, dan kualitas layanan terhadap minat berkunjung kembali wisatawan ke Pantai Sebanjar, Kabupaten Alor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel berjumlah 100 wisatawan yang pernah berkunjung ke Pantai Sebanjar dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali (B = 0,151; t = 2,333; p = 0,022), sedangkan ketersediaan fasilitas pariwisata tidak berpengaruh signifikan (B = -0,004; t = -0,058; p = 0,954). Kualitas layanan menjadi variabel paling dominan dan berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali (B = 0,615; t = 8,512; p < 0,001). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali (F = 180,278; p < 0,001), dengan Adjusted R² sebesar 0,845. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan dan promosi yang lebih terarah perlu menjadi prioritas pengelolaan Pantai Sebanjar untuk memperkuat loyalitas wisatawan.