Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transforming Digital Inclusion into Algorithmic Justice in the Islamic Economy: A Systematic Literature Review from a Maqāṣid al-Sharīʿah Perspective Muhammad Maimun Haki Al Arif; Muhammad Alfan Taufiqi; Fathimatuz Zahroh; Nur Mahmudah El Madja
Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Kajian dan Penelitian Umum
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jkpu-nalanda.v4i3.2377

Abstract

This study aims to map the transformation of digital inclusion into algorithmic justice in the Islamic economy through the lens of Maqāṣid al-Sharīʿah. Employing a Systematic Literature Review method adapted from the PRISMA 2020 framework, this study examines literature published between 2020 and 2026 on Islamic fintech, digital finance, artificial intelligence, algorithmic fairness, Sharia compliance, and Maqāṣid al-Sharīʿah. The findings indicate that digital inclusion serves as an entry point for expanding access to financing, investment, and Islamic social finance, particularly for micro, small, and medium-sized enterprises and underserved communities. However, digital access alone is insufficient without transparent, accountable, and auditable Sharia governance. The adoption of artificial intelligence, alternative data, and credit scoring offers opportunities to enhance efficiency, yet it also raises risks of bias, new forms of exclusion, and opacity in algorithmic decision-making. Maqāṣid al-Sharīʿah functions as an evaluative framework for safeguarding wealth, intellect, justice, and public welfare. This study underscores the need for Sharia-based algorithmic auditing in the digital economy and offers a conceptual map for strengthening regulation, consumer protection, and sustainable, inclusive Islamic fintech innovation.
Digital Trust sebagai Mekanisme Pembentuk Loyalitas Nasabah dalam Transformasi Digital Perbankan Nur Mahmudah El Madja; Astrid Hidayanti Ananda Putri
ALTAMKIN: Jurnal Ekonomi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/altamkin.v2i2.44

Abstract

Transformasi digital telah menjadi strategi utama industri perbankan dalam meningkatkan efisiensi layanan dan pengalaman nasabah melalui pemanfaatan berbagai teknologi digital. Namun, keberhasilan proses tersebut tidak hanya ditentukan oleh adopsi teknologi, melainkan juga oleh kemampuan institusi dalam membangun digital trust di tengah meningkatnya risiko keamanan siber, perlindungan data pribadi, dan kompleksitas layanan digital. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji transformasi digital, kualitas layanan, maupun loyalitas nasabah, kajian yang menjelaskan digital trust sebagai mekanisme penghubung antara transformasi digital dan loyalitas nasabah masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digital trust dalam membangun loyalitas nasabah pada era transformasi digital perbankan. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan kualitatif dengan teknik dokumentasi terhadap literatur primer dan sekunder yang relevan serta terindeks. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital menjadi fondasi dalam membangun digital trust, sedangkan pembentukannya dipengaruhi oleh keamanan sistem, perlindungan privasi data, transparansi, kualitas komunikasi, dan customer experience. Digital trust berperan sebagai mekanisme yang menghubungkan transformasi digital dengan loyalitas nasabah melalui peningkatan rasa aman, kepuasan, dan komitmen dalam menggunakan layanan perbankan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan menempatkan digital trust sebagai mekanisme yang menjelaskan hubungan antara transformasi digital dan loyalitas nasabah serta menjadi acuan bagi institusi perbankan dalam merancang strategi transformasi digital yang berorientasi pada pembangunan kepercayaan dan loyalitas secara berkelanjutan.