Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Ungkapan Makian dalam Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa Dina Rohadatul Aisy; Haris Syukri; Ngusman; Siti Ainim Liusti
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 3 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i3.180

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan ungkapan makian dalam media film sebagai sarana ekspresi emosi tokoh yang merefleksikan realitas sosial masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk, jenis, dan fungsi ungkapan makian dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, jenis, dan fungsi ungkapan makian yang digunakan para tokoh dalam film tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung ungkapan makian dalam dialog film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Sumber data penelitian berasal dari dialog para tokoh dalam film tersebut. Data dikumpulkan menggunakan metode simak dengan teknik catat, kemudian dianalisis dengan cara mengelompokkan data berdasarkan bentuk, jenis, dan fungsi ungkapan makian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ungkapan makian dalam film ini terdiri atas dua bentuk, yaitu bentuk kata dan bentuk frasa. Jenis makian yang ditemukan meliputi makian yang mengacu pada keadaan, binatang, makhluk halus, benda, bagian tubuh, kekerabatan, dan profesi. Fungsi ungkapan makian dalam film ini digunakan untuk mengekspresikan kemarahan, kejengkelan, keheranan, penghinaan, dan bercanda dalam interaksi antar tokoh. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan makian dalam film tidak hanya menjadi sarana pelampiasan emosi, tetapi juga mencerminkan relasi sosial, karakter tokoh, serta konteks situasi dalam alur cerita.