Nur Komariah
Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Indragiri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Supervisi Akademik Kepala Madrasah Dalam Mengembangkan Kompetensi Paedagogik Guru Suhardi; Nur Komariah; Irjus Indrawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.4677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang Supervisi Akademik Kepala Madrasah Dalam Mengembangkan Kompetensi Paedagogik Guru. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (library research). Sumber data yang digunakan meliputi jurnal ilmiah, buku teks, serta berbagai literatur lain yang relevan dengan fokus permasalahan penelitian dan sumber pendukung lainnya. Hasil penelitian ini adalah; Supervisi akademik merupakan proses pembinaan profesional yang berlandaskan pemahaman etimologis dan konseptual sebagai kegiatan pengawasan yang humanis, kolaboratif, dan konstruktif, dengan tujuan utama meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pembelajaran. Dalam praktik pendidikan, supervisi akademik tidak berorientasi pada pencarian kesalahan, melainkan pada pendampingan berkelanjutan melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang sistematis serta berbasis kebutuhan nyata guru. Kepala madrasah memegang peran strategis sebagai pemimpin pendidikan sekaligus supervisor akademik yang dituntut memiliki kompetensi profesional, kepribadian yang humanis, serta keterampilan komunikasi yang efektif untuk menciptakan iklim pembinaan yang kondusif. Kompetensi pedagogik guru menjadi inti dari proses supervisi akademik, karena menentukan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. Dengan penerapan prinsip supervisi yang demokratis, objektif, komprehensif, dan berkelanjutan, serta dukungan kepemimpinan akademik yang efektif, supervisi akademik berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, profesionalisme guru, dan pencapaian tujuan pendidikan secara menyeluruh.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Raudhatul Athfal (RA) di Yayasan Al Fayunasra Madiming Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir Siti Juwariyah; Nur Komariah; Irjus Indrawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.4778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasikan kurikulum merdeka di Raudhatul Athfal Yayasan Al Fayunasra Madiming, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat guru dalam merencanakan dan menerapkan kurikulum merdeka di Raudhatul Athfal Al Fayunasra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini terdiri dari dua orang guru Ra Al Fayunasra. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka pada pendidikan anak usia dini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi anak. Selain itu, anak dapat lebih berkembang dalam aspek kognitif, motorik, sosial-emosional, dan bahasa. namun, diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi pendidik agar dapat memaksimalkan potensi modul ajar ini, serta dukungan sarana yang memadai agar implementasi dapat berjalan optimal. Adapun faktor pendukung guru dalam mengimplementasikan kurikulum yaitu: teknologi; sumber daya manusia (SDM). Sedangkan faktor penghambat bagi guru dalam mengimplementasikan kurikulum yaitu: motivasi; sikap peserta didik; sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada pendidikan anak usia dini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi anak. Selain itu, anak dapat lebih berkembang dalam aspek kognitif, motorik, sosial-emosional, dan bahasa. Namun, diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi pendidik agar dapat memaksimalkan potensi serta dukungan sarana yang memadai agar implementasi dapat berjalan optimal.
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Standar Sarana Dan Prasarana di Taman Kanak-Kanak Negri Pertiwi III Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir Sri Harnawati; Nur Komariah; Nurmadiah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.4816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan standar sarana dan prasarana di TK Negeri Pertiwi III Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan sarana dan prasarana telah dilaksanakan, namun belum sepenuhnya optimal. Sekolah telah melakukan berbagai upaya penyesuaian terhadap standar yang ditetapkan melalui pengadaan sarana secara bertahap, pemanfaatan fasilitas yang tersedia, serta pemeliharaan sarana pendukung proses pembelajaran. Komitmen kepala sekolah dan guru menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan implementasi kebijakan meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Implementasi kebijakan ini dipengaruhi oleh faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung meliputi kerja sama yang baik antar pendidik, komitmen manajemen sekolah, serta adanya dukungan dari pemerintah meskipun belum bersifat berkelanjutan. Adapun faktor penghambat utama meliputi keterbatasan anggaran, jumlah sarana dan prasarana yang belum memenuhi standar, serta sistem pengelolaan yang belum terstruktur secara optimal. Kondisi tersebut menyebabkan pemenuhan standar sarana dan prasarana belum dapat dilaksanakan secara menyeluruh sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, implementasi kebijakan pengelolaan standar sarana dan prasarana di TK Negeri Pertiwi III menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan normatif dan praktik di lapangan. Meskipun demikian, upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah mencerminkan adanya kesadaran dan tanggung jawab dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini.