Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepala Sekolah Sebagai Edukator Dalam Menerapkan Pembelajaran Berbasis Digital Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Palembang Fiona Hayatun Nupus; Arwan; Hidayat
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5340

Abstract

Peran kepala sekolah sebagai edukator dalam menerapkan pembelajaran berbasis digital adalah kemampuan dan tanggung jawab kepala sekolah dalam membina, membimbing, serta meningkatkan kualitas guru dan proses pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital secara efektif dan terarah. Dalam hal ini, kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai pendidik (edukator) yang secara langsung mempengaruhi keberhasilan pembelajaran berbasis digital di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah sebagai edukator dalam menerapkan pembelajaran berbasis digital serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Palembang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan kepala sekolah sebagai informan kunci, serta guru dan operator sebagai informan pendukung. Analisis data menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan baik sebagai edukator dalam menerapkan pembelajaran berbasis digital melalui beberapa upaya, yaitu membimbing, meningkatkan kesiapan guru dan peserta didik, mendorong peningkatan profesionalisme tenaga pendidik dalam pembelajaran digital, serta mendukung penyediaan dan pemanfaatan sarana teknologi pembelajaran. Faktor pendukung penerapan pembelajaran digital di MIN 2 Palembang meliputi Kepemimpinan kepala sekolah yang inovatif, Kesiapan Guru dalam Memanfaatkan Teknologi, Sarana dan Prasarana dan Dukungan orang tua. Adapun faktor penghambatnya yaitu sarana dan akses teknologi yang kurang stabil. Dengan demikian, peran kepala sekolah sangat penting dalam mendorong keberhasilan penerapan pembelajaran berbasis digital di sekolah.
Strategi Branding Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Peserta Didik Baru Di Sd Negeri 158 Palembang Salsabila Khoirunisa; Ade Akhmad Saputra; Arwan
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 4 No. 1 (2026): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v4i1.1910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi branding sekolah dalam meningkatkan minat peserta didik baru di SD Negeri 158 Palembang melalui pendekatan bauran pemasaran pendidikan (marketing mix) 7P yang meliputi product, price, place, promotion, people, physical evidence, dan process. Branding sekolah dipandang sebagai upaya strategis dalam membangun citra, identitas, serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan narasumber kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding sekolah di SD Negeri 158 Palembang telah dilaksanakan melalui penguatan seluruh unsur 7P. Produk pendidikan ditunjukkan melalui kualitas pembelajaran dan prestasi siswa, harga melalui kebijakan pendidikan yang terjangkau, tempat melalui lokasi sekolah yang strategis, promosi melalui kegiatan sekolah dan komunikasi dengan masyarakat, orang melalui peran aktif tenaga pendidik dan kependidikan, bukti fisik melalui kondisi sarana dan prasarana yang memadai, serta proses melalui layanan pendidikan yang terstruktur dan disiplin. Seluruh unsur tersebut saling terintegrasi dalam membentuk citra positif sekolah. Dengan demikian, strategi branding sekolah berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SD Negeri 158 Palembang.