Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Aspek-Aspek yang Mempengaruhi Peningkatan Hafalan Al-Qur’an Siswa di Sekolah Maktab Ibnu Khaldun Nur Afni Lbs; Rizal Saepulloh Herawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek-aspek yang mempengaruhi peningkatan hafalan Al-Qur’an siswa di Sekolah Maktab Ibnu Khaldun. Aspek yang dikaji meliputi peran guru dalam penyusunan jadwal hafalan dan murojaah, kerja sama antara orang tua dan guru, metode hafalan, serta motivasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan jadwal yang terstruktur, kerja sama orang tua dan guru, penerapan metode hafalan yang sesuai, serta motivasi siswa berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan konsistensi hafalan Al-Qur’an siswa
Peran Pemahaman Agama dan Pola Asuh Orang Tua dalam Pembentukan Akhlak Anak Nur Rahmawati; Rizal Saepulloh Herawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5728

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena ketidaksinkronan antara nilai agama yang diajarkan di madrasah dengan praktik pengasuhan di rumah. Fenomena "dualisme akhlak"—anak patuh di madrasah tetapi agresif atau tidak jujur di rumah—menjadi indikasi adanya ketimpangan dalam internalisasi nilai. Tujuan penelitian adalah menganalisis peran pemahaman agama orang tua dan pola asuh dalam pembentukan akhlak anak di Madrasah Diniyah Miftahussalam, Bandung. Metode kualitatif dengan desain studi kasus digunakan, melibatkan 10 keluarga dan 12 santri melalui wawancara mendalam serta observasi partisipatif selama tiga bulan di kawasan transisi rural-urban Kabupaten Bandung. Hasil penelitian menemukan tiga tipologi: pemahaman agama tinggi dengan pola asuh otoriter melahirkan kepatuhan semu; pemahaman agama rendah dengan pola asuh demokratis menghasilkan akhlak sosial yang baik namun hampa spiritual; sinergi pemahaman agama mendalam dengan pola asuh demokratis-humanis membentuk akhlak mulia yang stabil. Kesimpulannya, internalisasi nilai agama tidak cukup hanya dengan hafalan atau ancaman, melainkan memerlukan ruang dialog dan keteladanan konsisten di rumah. Implikasi penelitian ini adalah perlunya program pendampingan orang tua berbasis literasi keagamaan dan keterampilan pola asuh positif yang terintegrasi dengan madrasah diniyah
Implementasi Metode Iqro dalam Pembelajaran Tartil Al-Qur'an di Taman Pendidikan Al-Qur'an Miftahul Jannah Nur Anisa; Rizal Saepulloh Herawan
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i2.3665

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil masih menjadi kendala di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Miftahul Jannah. Sebagian santri belum mampu melafalkan ayat dengan benar sesuai kaidah tajwid, terutama pada hukum mad. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode Iqro, menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan tartil, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan subjek 2 guru dan 12 santri. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Iqro dilaksanakan secara individual dan bertahap dengan pendampingan intensif guru. Metode ini berkontribusi positif pada pengenalan huruf hijaiyah, perbaikan makharijul huruf, dan pengurangan pengaruh dialek lokal. Namun, konsistensi tartil belum tercapai sepenuhnya: 7 dari 12 santri masih keliru dalam menerapkan hukum mad (panjang-pendek bacaan). Simpulan penelitian ini adalah metode Iqro efektif sebagai fondasi awal, tetapi diperlukan penguatan melalui latihan rutin dan pendampingan berkelanjutan yang terfokus pada aspek mad. Implikasi praktisnya, guru disarankan menambah sesi khusus latihan mad.