Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keadilan dalam Perdagangan Internasional: Evaluasi Perjanjian Dagang Indonesia – Amerika Serikat. Totok Totok Handono Bin Sutari; Annie Myranika; Muhammad Rizki Azhari; Harry Sudhana; Dewi Rahayu
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5737

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip keadilan dalam perdagangan internasional melalui evaluasi ketentuan mengikat dalam Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji sejauh mana ketentuan dalam perjanjian tersebut mencerminkan keadilan substantif, keseimbangan kepentingan, serta perlindungan terhadap masyarakat domestik. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen perjanjian internasional, serta literatur ilmiah dalam kurun waktu 5 - 10 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ART secara formal mengedepankan prinsip kesetaraan (formal equality), dalam praktiknya terdapat ketimpangan struktural antara Indonesia sebagai negara berkembang dan Amerika Serikat sebagai negara maju. Ketimpangan tersebut berdampak pada sektor UMKM, tenaga kerja, serta keterbatasan ruang kebijakan nasional. Jika dibandingkan dengan kerangka World Trade Organization (WTO) dan perjanjian perdagangan bebas lainnya seperti Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), ART cenderung kurang mengakomodasi prinsip perlakuan khusus bagi negara berkembang. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi klausul perjanjian dan penguatan posisi tawar Indonesia guna mewujudkan keadilan substantif dalam perdagangan internasional. Kata Kunci: keadilan perdagangan, perjanjian internasional, perlindungan masyarakat
TINJAUAN YURIDIS PENYELESAIAN SENGKETA PERDAGANGAN INTERNASIONAL DALAM KERANGKA WTO DAN HUKUM NASIONAL INDONESIA Irwan Soeharlim; Annie Myranika; Muhammad Ruhunussa; Anharyanto
Berajah Journal Vol. 6 No. 3 (2026): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v6i3.521

Abstract

International trade dispute settlement is an important instrument in maintaining the stability of the global trading system. The World Trade Organization (WTO) through the Understanding on Rules and Procedures Governing the Settlement of Disputes (DSU) provides a binding adjudicative mechanism for member states. This study aims to analyze the WTO dispute settlement mechanism, the implementation of WTO provisions in Indonesian national law, and the harmonization between international trade law and Indonesia’s national interests. This research uses a normative juridical method with statutory, conceptual, and case approaches. The results indicate that the WTO dispute settlement mechanism consists of consultation, panel proceedings, appeals, and implementation of decisions. Indonesia has adopted WTO principles into national regulations, particularly through Law Number 7 of 2014 concerning Trade and Law Number 24 of 2000 concerning International Treaties. However, harmonization between national law and WTO provisions still faces challenges, especially regarding the protection of national interests, downstream natural resource policies, and the WTO Appellate Body crisis. The DS592 nickel export dispute and DS480 biodiesel dispute demonstrate the dynamic relationship between international obligations and national economic sovereignty. Therefore, strengthening international trade law capacity and WTO reform are necessary to create a fairer and more balanced international trading system.