Abdul Wahab
Fakultas Perlindungan Masyarakat, Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja Dan Dinas Sosial Dalam Pembinaan Anak Terlantar Di Kota Jakarta Timur Rahel; Abdul Wahab
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6016

Abstract

Sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial dalam pembinaan anak terlantar di Kota Jakarta Timur merupakan hal yang penting dalam menjaga ketertiban umum dan kesejahteraan sosial. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, koordinasi yang belum optimal, serta kurangnya program tindak lanjut yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergitas antara Satpol PP dan Dinas Sosial serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan anak terlantar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan teori sinergitas Doctoroff. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergitas telah berjalan melalui operasi penertiban, penjangkauan, dan pembinaan di panti sosial. Faktor pendukung meliputi regulasi dan komitmen kelembagaan. Namun, sinergitas belum optimal akibat keterbatasan personel, sarana prasarana yang belum memadai, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Selain itu, terdapat kendala dalam keberlanjutan pembinaan setelah anak kembali ke lingkungan masyarakat. Kesimpulannya, sinergitas telah berjalan cukup baik, tetapi perlu ditingkatkan melalui penguatan koordinasi dan program berkelanjutan agar hasilnya lebih efektif.
Efektivitas Pengamanan Gangguan Trantibum Dimalam Hari Melalui Patroli oleh Satpol PP di Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat Eros Suhaltip; Abdul Wahab
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6208

Abstract

Penelitian ini berjudul “Efektivitas Pengamanan Gangguan Trantibum diMalam Hari Melalui Patroli oleh Satpol PP di Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat.” Permasalahan/latar belakang (GAP) dalam penelitian ini adalah masih tingginya gangguan ketenteraman dan ketertiban umum pada malam hari, seperti kerumunan remaja, pelanggaran jam operasional, konsumsi minuman keras, serta rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap peraturan daerah, meskipun kegiatan patroli telah dilaksanakan secara rutin oleh Satpol PP. Kondisi ini menunjukkan bahwa efektivitas patroli dalam menjaga stabilitas trantibum masih perlu dikaji lebih mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas pengamanan gangguan trantibum pada malam hari melalui patroli oleh Satpol PP di Kabupaten Bandung Barat, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat, serta mendeskripsikan upaya yang dilakukan dalam meningkatkan efektivitas pengamanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori efektivitas organisasi yang mencakup lima dimensi, yaitu relevansi, efikasi, efisiensi, keberlanjutan, dan dampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan patroli malam oleh Satpol PP di Kabupaten Bandung Barat telah berjalan cukup efektif, terutama pada dimensi relevansi dan efikasi, di mana kegiatan patroli telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mampu menekan sebagian gangguan trantibum. Namun demikian, efektivitas tersebut belum optimal karena masih terdapat berbagai kendala, seperti keterbatasan jumlah personel, kompetensi sumber daya manusia yang belum memadai, keterbatasan sarana dan prasarana, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Selain itu, aspek efisiensi dan keberlanjutan masih perlu ditingkatkan agar pelaksanaan patroli dapat berjalan lebih maksimal dan berkesinambungan. Upaya yang dilakukan Satpol PP dalam meningkatkan efektivitas pengamanan antara lain peningkatan intensitas patroli, penguatan koordinasi dengan instansi terkait seperti TNI dan Polri, pelaksanaan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, serta penerapan strategi preventif melalui deteksi dini dan cegah dini. Dengan demikian, efektivitas pengamanan gangguan trantibum pada malam hari memerlukan dukungan sumber daya yang memadai, peningkatan kapasitas aparatur, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban umum.