Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sex Education Ditinjau Dari Agama, Budaya, dan Psikososial Intan Pratama Mukti; Mawar Setiawati; Larasati Nur Firzana; Muhammad Rizky Akbar; Muhajir A.M
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6272

Abstract

Pendidikan seks memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman remaja mengenai tubuh, hubungan interpersonal, dan tanggung jawab sosial. Namun, di Indonesia, pembahasan seksualitas masih dianggap tabu sehingga penyampaiannya terbatas dan kurang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan seks dari perspektif agama, budaya, dan psikososial serta merumuskan pendekatan yang lebih integratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seks yang efektif tidak dapat hanya berfokus pada aspek biologis, tetapi harus mengintegrasikan nilai moral, norma sosial, dan perkembangan psikologis individu. Dari perspektif agama, pendidikan seks menekankan pembentukan akhlak, pengendalian diri, dan tanggung jawab. Dari sisi budaya, norma kesopanan menjadi hambatan sekaligus potensi dalam internalisasi nilai. Sementara itu, secara psikososial, remaja berada pada tahap perkembangan yang rentan sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat. Penelitian ini juga menemukan adanya kesenjangan antara nilai dan implementasi yang dipengaruhi oleh kurangnya komunikasi serta pesatnya perkembangan informasi digital. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kolaboratif antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan seks berbasis integratif mampu membentuk kesadaran diri, perilaku bertanggung jawab, serta karakter remaja di era modern.
The Implementation of a Gamification-Based Talaqqi Method to Accelerate the Qur'an Reading Ability of Grade 7G Students at SMPN 1 Karawang Barat Muhamad Rivaldi; Muthia Hanifa Nugraha; Muhammad Rizky Akbar; M. Makbul; Romadhon
DIDAKTIKA : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2026): April (2026)
Publisher : Lombok Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to accelerate students' Qur'anic literacy skills through the implementation of a gamification-based Talaqqi method. The research was motivated by the ability gap among Grade 7G students at SMPN 1 Karawang Barat, where most students were still at the beginner level and experienced difficulties in makharij al-huruf accuracy, consistency of mad duration, and learning motivation. This study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. The subjects consisted of 42 students, and the research procedures included planning, action, observation, and reflection. The data collection instruments included observation sheets and a Qur'an reading skill assessment rubric. The results showed a significant improvement in students' Qur'anic literacy. The class average score increased sharply from 58 in Cycle I to 94 in Cycle II. By the end of the study, all 42 students (100%) had reached the Proficient (Mahir) level. The integration of gamification elements such as XP (Experience Points), leaderboards through the ScoreLeader website, and badges proved effective in increasing students' motivation, confidence, and mental resilience in learning the Qur'an. This study concludes that combining the disciplined traditional Talaqqi method with modern game elements can create an interactive and effective learning ecosystem for improving the quality of students' Qur'an recitation.