Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, leverage, dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba pada perusahaan sektor manufaktur subsector makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022-2024. Variabel manajemen laba sebagai variabel dependen diukur menggunakan pendekatan Discretionary Accruals (DA), sedangkan variabel independen yang meliputi, ukuran perusahaan diukur dengan logaritma natural dari total aset, leverage diukur menggunakan debt to asset ratio, dan kepemilikan manajerial diukur dengan persentase saham yang dimiliki oleh pihak manajemen terhadap total saham yang beredar. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling untuk menentukan jumlah sampel, dari metode tersebut diperoleh jumlah sampel sebanyak 108 observasi penelitian. Metode analisis data data yang digunakan meliputi uji statistic deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. temuan ini mengindikasikan bahwa besar kecilnya ukuran suatu perusahaan tidak selalu menentukan kecenderungan pihak manajemen dalam melakukan praktik manajemen laba. Variabel leverage juga menunjukkan hasil tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, yang menunjukkan bahwa tingkat leverage suatu perusahaan tidak menjadi faktor penentu perusahaan untuk melakukan praktik manajemen laba. Selanjutnya, kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, yang menunjukkan bahwa tingkat kepemilikan saham oleh manajemen di suatu perusahaan tidak menjadi faktor penentu pihak manajemen perusahaan melakukan praktik manajemen laba.