Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hukum Hak Atas Potret Publik Figur Terhadap Penggunaan Teknologi Generative AI oleh Penggemar Yeo Yi Shuen; Lamtiur Mariana Lely Sihombing
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap hak atas potret publik figur dari penggunaan teknologi Generative Artificial Intelligence (Generative AI) oleh penggemar serta mengkaji tantangan hukum dalam penegakannya berdasarkan perspektif hukum positif di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang berkaitan dengan perlindungan hak cipta, perlindungan data pribadi, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap potret publik figur pada dasarnya telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Penggunaan teknologi Generative AI yang menghasilkan visual likeness atau kemiripan wajah publik figur tanpa persetujuan berpotensi melanggar hak ekonomi, hak moral, dan hak privasi. Namun demikian, penegakan hukum masih menghadapi berbagai kendala, seperti kekosongan regulasi khusus mengenai Artificial Intelligence dan deepfake, ketidakjelasan pertanggungjawaban hukum, kesulitan pembuktian digital, serta konflik antara perlindungan hak atas potret dan kebebasan berekspresi dalam budaya penggemar. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang lebih adaptif dan komprehensif guna memberikan kepastian hukum dan perlindungan yang efektif terhadap penyalahgunaan identitas visual di ruang digital.
Penguatan Potensi Desa dan UMKM Berdaya Saing melalui Inovasi Digital dan Strategi Branding Produk di Desa Berakit Lamtiur Mariana Lely Sihombing; Muhammad Rizky Sudaryo; Putri Firda Yanti; Nabillah Osra; Moren Lorena; Devi Aryani Saputri; Ismet Akbar; Sofi Ayyasi; Zalina Pitri; Rizka Wulandari; Fortia Magfira
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i4.5516

Abstract

Desa Berakit memiliki potensi ekonomi lokal yang beragam, meliputi sektor kelautan dan perikanan, produk olahan, kerajinan, serta pariwisata. Namun, keterbatasan jangkauan pemasaran, dominasi pemasaran konvensional, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital dan strategi branding menjadi kendala dalam meningkatkan daya saing produk UMKM. Inovasi digital diperlukan untuk memperluas jangkauan promosi dan pemasaran tanpa terbatas oleh jarak, sedangkan strategi branding penting untuk membangun identitas, diferensiasi, dan nilai tambah produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengembangan potensi desa, inovasi digital, dan strategi branding produk UMKM. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi dan pendataan selama kurang lebih satu minggu, dilanjutkan seminar pada 29 Agustus 2026 di Balai Desa Berakit. Peserta ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap pengembangan potensi desa dan pelaku UMKM. Kegiatan diikuti oleh 53 peserta dari target 30 peserta, dengan evaluasi melalui pengamatan partisipasi, diskusi, tanya jawab, dan respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan wawasan peserta mengenai pemanfaatan media digital, pembuatan konten, penguatan identitas produk, serta strategi promosi melalui media sosial. Peserta juga mulai menunjukkan motivasi untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam pengembangan dan pemasaran produk UMKM secara lebih luas dan berkelanjutan.