Maharani Amalia Safitri
Prodi Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik, Fakultas Manajemen, Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Remunerasi Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap Kepuasan Kerja (Job satisfaction): Tinjauan Narrative Literature Review Muhammad Dendi Krisnadi; Maharani Amalia Safitri; Elvina Happy Laveda; Muhammad Dzaky; Dimas Abimayu; Melinda Nurcahya Lestari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh remunerasi terhadap kepuasan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pendekatan narrative literature review. Hal ini didasarkan pada sistem remunerasi dalam mendukung motivasi, loyalitas, dan kualitas kinerja ASN di tengah tuntutan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Metode penelitian menggunakan narrative literature review dengan penelusuran literatur melalui pada Mei 2026. Artikel yang dianalisis merupakan penelitian empiris yang diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 3-6 periode 2021-2026 dan membahas hubungan remunerasi dengan kepuasan kerja, motivasi kerja, komitmen organisasi, dan faktor psikologis kerja lainnya pada ASN/PNS. Berdasarkan proses seleksi, diperoleh lima artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif naratif. Hasil kajian menunjukkan remunerasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja ASN/PNS. Sistem remunerasi yang adil, transparan, dan berbasis kinerja dapat meningkatkan motivasi kerja, loyalitas, komitmen organisasi, dan kualitas kinerja pegawai sektor publik. Kemudian, selain remunerasi, faktor lain seperti lingkungan kerja, disiplin kerja, kompetensi, dan motivasi kerja memengaruhi tingkat kepuasan kerja pegawai. Beberapa penelitian menunjukkan motivasi kerja berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara remunerasi dengan kepuasan kerja maupun kinerja pegawai.