Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran DASPRO Learning Sebagai Solusi Mewujudkan ASN Adaptif Provinsi Papua Barat Andik Karyono Dwi Prasetyo; Frida Chairunisa
Jurnal Widyaiswara Indonesia Vol. 6 No. 01 (2025): Maret 2025
Publisher : Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56259/jwi.v6i01.398

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai adaptif Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat, yang tercermin dari capaian skor adaptif sebesar 39,2% dan 38,9% pada evaluasi awal. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan ASN dalam aspek inisiatif, kreativitas, serta kesiapan menghadapi perubahan masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan kompetensi adaptif secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran DASPRO Learning dalam meningkatkan nilai adaptif ASN. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan mixed methods. Pendekatan kualitatif dilakukan pada tahap studi pendahuluan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran, sedangkan pendekatan kuantitatif digunakan pada tahap uji coba model melalui pengukuran hasil belajar dan evaluasi kinerja peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model DASPRO Learning mampu meningkatkan capaian nilai peserta secara signifikan, dengan nilai rerata meningkat menjadi 4,0–4,6, serta 100% kelompok mencapai nilai minimal ≥ 4,0. Selain itu, terjadi peningkatan pada aspek inisiatif, kreativitas, dan kesiapan menghadapi ketidakpastian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa DASPRO Learning efektif sebagai model pembelajaran inovatif dalam meningkatkan nilai adaptif ASN. Rekomendasi yang diajukan adalah perlunya integrasi model ini ke dalam kurikulum pelatihan ASN secara berkelanjutan serta dukungan kebijakan kelembagaan yang memadai. This study is motivated by the low level of adaptive competence among Civil Servants (ASN) in the Human Resource Development Agency (BPSDM) of West Papua Province, as reflected in initial adaptive scores of 39.2% and 38.9%. These findings indicate that the competencies of ASN in terms of initiative, creativity, and readiness to face change remain suboptimal. Therefore, an innovative learning model is required to systematically enhance adaptive competencies. This study aims to develop and examine the effectiveness of the DASPRO Learning model in improving the adaptive competence of ASN. The research employs a Research and Development (R&D) design with a mixed methods approach. The qualitative approach was conducted during the preliminary study to identify learning needs, while the quantitative approach was applied during the model testing phase through learning outcome measurements and participant performance evaluations. The results show that the implementation of the DASPRO Learning model significantly improved participants’ performance, with average scores increasing to a range of 4.0–4.6, and 100% of groups achieving a minimum score of ≥ 4.0. Furthermore, improvements were observed in initiative, creativity, and readiness to face uncertainty. In conclusion, the DASPRO Learning model is proven to be an effective innovative learning model in enhancing the adaptive competence of ASN. It is recommended that this model be integrated into ASN training curricula on a sustainable basis, supported by appropriate institutional policies.