Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fanatisme Keagamaan dan Dampaknya Terhadap Adaptasi Sosial Mahasiswa Asrama UIN Palangka Raya M. Zhunai Idi Nur; Haidir Rahmad; Tri Wahyu Ramadhan; M. Dahany Fajar Ilahi; Surawan Surawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat fanatisme keagamaan, tingkat adaptasi sosial, dan dampak fanatisme keagamaan terhadap adaptasi sosial mahasiswa penghuni Asrama UIN Palangka Raya pada tahun akademik 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Subjek penelitian adalah 30 mahasiswa penghuni Asrama UIN Palangka Raya yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert 5 poin yang terdiri dari 32 item pernyataan dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat fanatisme keagamaan mahasiswa berada pada kategori cukup fanatik dengan nilai mean 41,73, sedangkan tingkat adaptasi sosial berada pada kategori baik dengan nilai mean 56,33. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan persamaan Y = 54,59 + 0,042X dengan nilai t hitung 0,419 lebih kecil dari t tabel 2,048 dan R² sebesar 0,006. Dengan demikian disimpulkan bahwa fanatisme keagamaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap adaptasi sosial mahasiswa Asrama UIN Palangka Raya di era modern dengan kontribusi hanya sebesar 0,6%.
ANALISIS PROBLEMATIKA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA OTONOMI DAERAH (KESENJANGAN KEBIJAKAN, KURIKULUM, DAN KOMPETENSI GURU PAI) Hidayatus Salehah; Puput Syahara Hibatullah; Haidir Rahmad; Ajahari Ajahari
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 01 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i01.765

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) has a strategic role in shaping students’ character and moral values in Indonesia. However, the implementation of IRE in the era of regional autonomy faces various problems, including policy gaps, curriculum issues, teacher competency, educational funding, and governance challenges. This article aims to analyze the problems and challenges of IRE in the decentralization era and to propose strategic solutions to improve its quality. This study uses a library research method by examining journals, books, regulations, and previous studies related to Islamic education and regional autonomy. The findings show that educational decentralization provides opportunities for local-based innovation but also creates disparities in educational quality among regions due to differences in resources, funding, and teacher quality. In addition, challenges related to digitalization, religious moderation, and the relevance of learning methods also affect the effectiveness of IRE. Therefore, strengthening regulations, equal distribution of teachers, digital transformation, and governance synergy are needed to improve the quality of IRE evenly across Indonesia.