This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Brigitha Raco
Universitas Katolik De La Salle Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomenologi Permukiman Vernakular Pesisir Sebagai Media Edukasi Nilai Sosial Budaya Masyarakat Lokal Dalam Pendidikan Arsitektur Berkelanjutan Valeria Theresia Woy; Brigitha Raco; Mutiara Lisa Allokendek
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17295

Abstract

Permukiman vernakular pesisir merepresentasikan relasi kompleks antara manusia, ruang, dan budaya yang terbentuk melalui pengalaman hidup sehari-hari. Namun, dalam pendidikan arsitektur kontemporer, nilai-nilai sosial dan budaya yang terkandung di dalamnya hanya dipandang sebagai aspek fisik dan visual semata. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembelajaran arsitektur masih didominasi oleh analisis bentuk, fungsi dan teknologi, sehingga mahasiswa kurang memahami bagaimana nilai sosial dan budaya lokal sebenarnya terbentuk dan hidup dalam suatu objek arsitektur. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna pengalaman ruang pada permukiman vernakular pesisir sebagai media edukasi nilai sosial dan budaya masyarakat lokal dalam kerangka pendidikan arsitektur berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi interpretatif dengan eksplorasi genius loci, pengalaman berhuni, dan persepsi inderawi melalui observasi mendalam, wawancara, serta interpretasi naratif. Metode ini mengintegrasikan dimensi pengalaman spasial dengan konstruksi nilai edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman ruang tidak hanya membentuk identitas fisik, tetapi juga memberikan nilai sosial budaya suatu tempat yang dapat ditransformasikan menjadi metode desain arsitektur yang kontekstual. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan fenomenologis dalam mengembangkan pendidikan arsitektur yang lebih humanistik, kontekstual, dan berkelanjutan.