Sayyidah Sekar Dewi Kulsum
Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perlindungan Hukum Kreditur Pemegang Hak Tanggungan atas Kredit Macet dalam Putusan No. 162/Pdt.G/2024/PN Tjk dan No. 225/Pdt.G/2023/PN Tjk Farico Gian; Sepriyadi Adhan S; Selvia Oktaviana; Depri Liber Sonata; Sayyidah Sekar Dewi Kulsum
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.7044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi kreditur pemegang Hak Tanggungan atas kredit macet dalam Putusan Nomor 162/Pdt.G/2024/PN Tjk dan Putusan Nomor 225/Pdt.G/2023/PN Tjk. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 6 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan memberikan perlindungan hukum yang kuat bagi kreditur melalui mekanisme parate eksekusi, yaitu hak pemegang Hak Tanggungan pertama untuk menjual objek jaminan atas kekuasaannya sendiri apabila debitur cidera janji. Dalam kedua putusan tersebut, majelis hakim menegaskan bahwa Sertifikat Hak Tanggungan memiliki kekuatan eksekutorial yang setara dengan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Selama prosedur seperti somasi, pengumuman lelang, dan penilaian objek oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) telah dipenuhi, maka pelaksanaan lelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dinyatakan sah dan bukan merupakan perbuatan melawan hukum. Dengan demikian, mekanisme parate eksekusi memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi kreditur dalam penyelesaian kredit macet.