Elina Intan Apriliani
Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum, Surakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aktualisasi Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Buku Ajar Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Ngatmin Abbas; Mukhlis Fathurrohman; Alfian Eko Rochmawan; Elina Intan Apriliani
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 6 No 1 (2024): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v6i1.241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengaktualisasikan nilai-nilai moderasi dalam buku ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Moderasi beragama, atau wasathiyyah, merupakan konsep penting dalam Islam yang mengajarkan keseimbangan dalam berpikir, berperilaku, dan berinteraksi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap materi dalam buku ajar, khususnya yang berkaitan dengan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan Nabi Muhammad saw., seperti dakwah beliau, hijrah ke Habasyah dan Thaif, serta Isra' Mi'raj. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar tersebut telah mencakup berbagai aspek moderasi seperti qudwah (keteladanan), ta'adub (berkeadaban), tasamuh (toleransi), dan tawazun (keseimbangan). Buku ajar ini berhasil memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai moderasi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga membantu membentuk karakter yang inklusif, toleran, dan harmonis. Pengintegrasian nilai-nilai moderasi dalam kurikulum juga mendukung penguatan profil pelajar Pancasila, yang meliputi beriman, bergotong royong, mandiri, berpikir kritis, dan kreatif. Dengan demikian, buku ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas IV Madrasah Ibtidaiyah berfungsi tidak hanya sebagai sumber pengetahuan sejarah, tetapi juga sebagai media efektif dalam penanaman nilai-nilai moderasi beragama.