Pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Papua Barat Daya membutuhkan sistem pengendalian mutu yang konsisten karena proyek konstruksi jalan memiliki kompleksitas tinggi, melibatkan banyak pihak, serta berpengaruh langsung terhadap konektivitas dan pelayanan publik. Penerapan Sistem Manajemen Mutu berbasis ISO 9001:2015 menjadi salah satu pendekatan penting untuk memastikan proses pekerjaan berjalan sesuai standar, memenuhi kebutuhan pemilik proyek, serta mendukung peningkatan kualitas proyek secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat implementasi ISO 9001:2015, menilai kualitas proyek konstruksi jalan, mengkaji hubungan penerapan sistem manajemen mutu terhadap kualitas proyek, serta mengidentifikasi faktor penghambat dominan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara kepada kontraktor, konsultan pengawas, dan Pejabat Pembuat Komitmen yang terlibat dalam proyek jalan di Provinsi Papua Barat Daya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan ISO 9001:2015 mencapai 72,57% dan berada pada kategori baik. Kualitas proyek konstruksi jalan juga dinilai baik, terutama pada aspek ketepatan waktu, kesesuaian biaya, standar mutu pekerjaan, dan keselamatan kerja. Namun, masih ditemukan hambatan pada pelayanan keluhan pelanggan, audit periodik, pelatihan SDM, peremajaan alat, dan evaluasi kinerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ISO 9001:2015 berhubungan positif dengan kualitas proyek, tetapi penerapannya perlu diperkuat secara praktis dan berkelanjutan.