Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINAN ANEMIA PADA IBU HAMIL BERDASARKAN PERAN STATUS SOSIAL DAN KEPATUHAN MENGONSUMSI SUPLEMENTASI ZAT BESI DI PUSKESMAS SEI PANAS KOTA BATAM TAHUN 2025 Acholder Tahi Perdoman; Muhammad Rifki; Alya Caprina Risandi
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam Vol 16 No 2 (2026): Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/zked.v16i2.2256

Abstract

ABSTRACT Background: Anemia in pregnant women remains a public health problem globally (>35%) and in Indonesia (27.7%), including in Batam City. Social status, represented by education and occupation, as well as adherence to iron supplementation, is suspected to play a role in the occurrence of anemia. This study aims to analyze the association between education, occupation, and adherence to iron supplementation and to identify the most dominant factor related to anemia among pregnant women at the Sei Panas Public Health Center, Batam City. Methods: This analytic observational study with a cross-sectional design used secondary data obtained from medical records and the Maternal and Child Health (MCH) handbook of pregnant women. Data were analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with the Chi-Square test, and multivariate analysis using logistic regression with a significance level of p<0.05. Results: A total of 43 respondents (50.6%) were anemic. Education (p=0.048), occupation (p=0.037), and adherence to iron supplementation (p<0.001) were significantly associated with anemia in the bivariate analysis. In multivariate analysis, adherence to iron supplementation was the most dominant factor (p<0.001; OR=0.014; 95% CI: 0.003–0.075). Conclusion: Adherence to iron supplementation was the most influential determinant of anemia among pregnant women. Strengthening adherence should be prioritized in anemia prevention strategies. Keywords: Anemia, Pregnant Women, Education, Occupation, Iron Supplementation Adherence
PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) Kasih Purwati; Mandiri Nindiasari; Martin Andi Hamdjang; Mohd. Faisal Reza; Muhammad Rifki
Jurnal Pendekar Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): MEI 2026
Publisher : LPPM-Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/pend.v3i3.2231

Abstract

Penyakit kronis merupakan tantangan utama dalam sistem kesehatan di indonesia, termasuk di kota batam. Penyakit kronis memerlukan penanganan jangka panjang, perubahan gaya hidup yang signifikan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup. Dalam pelaksanaan program pengelolaan penyakit kronis, di laksanakan di Kampung Pertamina 2 Mesol Batam Center pendekatan yang di gunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif. Pendekatan partisifatif di lakukan dengan melibatkan langsung warga binaan prolanis serta pihak puskesmas kabil dalam setiap tahap kegiatan,sementara pendekatan edukatif di lakukan melalui penyuluhan dan pendampingan berbasis ilmu kesehatan masyarakat, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kemandirian peserta dalam pengelolaan penyakit kronis. Selain itu pendekatan yang di gunakan juga bersifat promotif dan preventif, yaitu dengan mendorong gaya hidup sehat dan dan deteksi dini komplikasi melalui kegiatan seperti senam PROLANIS, pemeriksaan kesehatan, dan edukasi gizi. Hasil dari pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan yaitu menambahnya wawasan dan pemahaman mengenai program pengelolaan penyakit kronis. Agar nantinya kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memperoleh manfaat yang lebih besar maka diperlukan pendampingan yang lebih dalam kepada masyarakat sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran mengenai program pengelolaan penyakit kronis di Kampung Pertamina 2 Mesol Batam Center.