Shakira Earlyca Assyam
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Penilaian Pasien terhadap Komunikasi Interpersonal Petugas Kesehatan Berbasis Aspek Keterbukaan, Empati, dan Kesetaraan: Patient Assessment Model of Interpersonal Communication of Health Care Workers Based on Aspects of Openness, Empathy, and Equality Harpeni Siswatibudi; Shakira Earlyca Assyam
Jurnal Permata Indonesia Vol 17 No 1 (2026): Volume 17 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v17i1.403

Abstract

Komunikasi interpersonal merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan kesehatan karena berperan dalam membangun hubungan antara petugas kesehatan dan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penilaian pasien terhadap komunikasi interpersonal petugas kesehatan berbasis aspek keterbukaan, empati, dan kesetaraan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 55 pasien yang memperoleh pelayanan kesehatan di RSKIA Sadewa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pasien terhadap komunikasi interpersonal petugas kesehatan secara umum berada pada kategori cukup baik sebesar 65,5%. Berdasarkan masing-masing dimensi, aspek empati memperoleh persentase tertinggi sebesar 70,9%, diikuti kesetaraan sebesar 69,1%, sikap positif sebesar 65,5%, sikap mendukung sebesar 63,6%, dan keterbukaan sebesar 52,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa pasien menilai petugas kesehatan telah mampu menunjukkan perhatian, penghargaan, dan hubungan interpersonal yang positif selama proses pelayanan. Keterbukaan, empati, dan kesetaraan merupakan dimensi utama yang membentuk persepsi pasien terhadap komunikasi interpersonal petugas kesehatan. Ketiga dimensi tersebut berkontribusi dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pasien (patient-centered care) dan dapat digunakan sebagai dasar pengembangan model evaluasi komunikasi interpersonal dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan.